0
Thumbs Up
Thumbs Down

Qutub Minar, Monumen Terbaik di Dunia

Republika Online
Republika Online - Tue, 26 Sep 2017 14:29
Viewed: 57
Qutub Minar, Monumen Terbaik di Dunia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Qutub Minar dikelilingi oleh beberapa monumen historis nan signifikan, yang secara historis terhubung dengan menara dan merupakan bagian dari kompleks Qutub.

Monumen-monumen yang ada di sekitar menara itu, di antaranya Pilar Besi Delhi, Masjid Quwwatul Islam, Alai Darwaza, Makam Iltutmish, Alai Minar, Madrasah Ala-ud-din, dan Makam Imam Zamin. Semua bangunan itu didirikan oleh Qutbuddin Aibak.

Banyak kontroversi mengenai asal-usul pembuatan Qutub Minar. Beberapa percaya, Qutub Minar itu didirikan sebagai menara kemenangan untuk menandakan awal kekuasaan Islam di India. Pendapat lainnya mengatakan, menara diperuntukkan para muazin mengumandangkan azan.

Akan tetapi, untuk hal satu ini, tidak ada yang bisa membantah bahwa menara ini bukan hanya salah satu monumen terbaik di India, melainkan juga di dunia. Qutub-ud-din Aibak, penguasa Muslim pertama Delhi, memulai pembangunan Qutub Minar pada 1200 M, tapi hanya bisa menyelesaikan ruang bawah tanah. Penggantinya, Iltutmush, menambahkan tiga lantai lebih, dan pada 1368, Firoz Shah Tughlak menambah kembali menara itu menjadi lima lantai dengan mendominasi bahannya menggunakan marmer.

Karena keunikannya, pada awal 1974 pemerintah setempat membuka kompleks Minar ini untuk pariwisata umum guna melihat-lihat detail arsitektur menara. Puncak wisata terdapat pada bagian ujung menara Qutub Minar yang berbentuk silinder. Bentuk unik inilah yang membuat pengunjung penasaran ingin melihatnya dari atas menara. Untuk mencapai setiap menara pengunjung bisa melalui tangga sempit.

Sebuah insiden mematikan pernah terjadi pada 4 Desember 1981. Pengunjung berjubel di tangga yang tekstur dan kondisinya rapuh pun ambruk. Tragedi tersebut merenggut 45 korban jiwa.

Selain faktor rubuhnya anak tangga, tewasnya pengunjung itu akibat tersengat aliran listrik yang bocor mengenai bagian tangga. Sebagian besar korban adalah anak-anak yang tengah berwisata gratis dari sekolah. Setelah peristiwa mematikan tersebut, pengelola tidak memberikan akses untuk publik masuk ke bagian dalam menara.


Berita Lainnya
  • Christine Hakim Sarankan Sensor Ulang Film G 30 S PKI
  • Tim Kemanusiaan NU Salurkan Bantuan untuk Rohingya
Popular News From Republika Online
OUR PARTNERS
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
gopego
Rumah
rumah123
Love Indonesia
CENTROONE
Voice of America
Hello Pet
IDGEEKS
telsetNews
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Camargus
Sehatly
Hetanews
Inikata