0
Thumbs Up
Thumbs Down

Astaga! 60 Anak Meninggal dalam Kurun Waktu 5 Hari di Rumah Sakit India

okezone
okezone - Sun, 13 Aug 2017 17:07
Dilihat: 19
Astaga! 60 Anak Meninggal dalam Kurun Waktu 5 Hari di Rumah Sakit India

GORAKHPUR - Sebuah rumah sakit menjadi pergunjingan di India akibat 60 anak yang dirawat di sana meninggal dunia. Terdapat dugaan puluhan anak itu kehilangan nyawanya akibat kurangnya pasokan oksigen di rumah sakit.

Sebagaimana dikutip dari Sky News, Minggu (13/7/2017) Rumah Sakit Baba Raghav Das Medical College menyatakan bahwa anak-anak yang meninggal itu terdiri dari 34 bayi yang di rawat unit intensif neo-natal, 12 anak meninggal karena ensefalitis sedangkan sisanya dengan alasan yang masih belum jelas.

Namun media setempat mewartakan, sejumlah korban yang meninggal diakibatkan oleh kurangnya bantuan oksigen usai pihak pemasok menarik peralatan di rumah sakit karena belum lunas dibayar. Hal yang sama disuarakan oleh para orangtua yang mengatakan, pasokan oksigen di bangsal anak-anak habis pada Kamis 10 Agustus 2017 malam waktu setempat.

Para orangtua mengklaim, mereka diberikan kantung udara khusus yang digunakan untuk membantu anak-anak mereka bernapas. "Itu diberikan ketika kematian anak-anak mencapai puncaknya," ujar Mritunjaya Singh yang anaknya juga dirawat di Rumah Sakit Baba Raghav Das Medical.

"Kami menyaksikan bayi kami berjuang untuk bernapas dan kami tidak bisa melakukan apa-apa," ujar paman salah satu bayi yang meninggal, Parmatma Gautam. Gautam menambahkan, pihak rumah sakit menutupi fakta bahwa mereka telah menunggak tagihan sehingga hal ini terjadi.

Pejabat setempat, Rajiv Rautela, mengatakan bahwa kematian anak-anak di wilayah Gorakhpur itu dipicu oleh sebab-sebab yang alami bukan karena kekurangan oksigen. Dokter di rumah sakit tersebut, Kafeel Khan, juga menyatakan hal yang sama.

Namun Pemerintah Uttar Pradesh tetap mengeluarkan perintah penyelidikan terkait banyaknya kematian di Rumah Sakit Baba Raghav Das Medical College. Tim khusus dari kementerian kesehatan juga dikirim ke rumah sakit tersebut demi mencari fakta sebenarnya apa yang menyebabkan puluhan anak-anak itu meninggal.

Sumber: okezone
Berita Populer Dari okezone
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
gopego
Rumah
rumah123
Love Indonesia
CENTROONE
Voice of America
Hello Pet
IDGEEKS
telsetNews
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Citra Indonesia
OTORAI
Camargus
Sehatly
ghiboo
Bayar listrik, air, telepon. Beli pulsa semua operator. Langsung dari Androidmu. Klik di sini
Bayarnet