0
Thumbs Up
Thumbs Down

BI Haramkan Bitcoin Cs Jadi Alat Pembayaran, Simak 5 Alasannya!

okezone
okezone - Sat, 13 Jan 2018 09:48
Dilihat: 27
BI Haramkan Bitcoin Cs Jadi Alat Pembayaran, Simak 5 Alasannya!

JAKARTA - Dalam berbagai kesempatan sejumlah pejabat Bank Indonesia (BI) selalu mengatakan jika bitcoin tidak bisa dijadikan alat untuk transaksi. Kini, BI kembali menegaskan bahwa virtual currency termasuk bitcoin tidak diakui sebagai alat pembayaran yang sah.

"Sehingga dilarang digunakan sebagai alat pembayaran di Indonesia," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Agusman dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/1/2017).

Hal tersebut, kata dia, sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang No. 7 tahun 2011 tentang Mata Uang yang menyatakan bahwa mata uang adalah uang yang dikeluarkan oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia dan setiap transaksi yang mempunyai tujuan pembayaran, atau kewajiban lain yang harus dipenuhi dengan uang, atau transaksi keuangan lainnya yang dilakukan di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia wajib menggunakan Rupiah.

Baca juga:

Korsel Larang Perdagangan Bitcoin Cs, Picu Aksi Jual

Warren Buffett: Bitcoin Cs Akan Berakhir Buruk

Menurut BI, ada beberapa alasan kenapa bitcoin cs "haram", antara lain:

1.Pemilikan virtual currency sangat berisiko dan sarat akan spekulasi karena tidak ada otoritas yang bertanggung jawab, tidak terdapat administrator resmi

2.Tidak terdapat underlying asset yang mendasari harga virtual currency

3.Nilai perdagangan sangat fluktuatif sehingga rentan terhadap risiko penggelembungan (bubble)

4.Rawan digunakan sebagai sarana pencucian uang dan pendanaan terorisme

5.Dapat mempengaruhi kestabilan sistem keuangan dan merugikan masyarakat.

"Oleh karena itu, Bank Indonesia memperingatkan kepada seluruh pihak agar tidak menjual, membeli atau memperdagangkan virtual currency," kata dia.

BI menegaskan bahwa sebagai otoritas sistem pembayaran, Bank Indonesia melarang seluruh penyelenggara jasa sistem pembayaran (prinsipal, penyelenggara switching, penyelenggara kliring, penyelenggara penyelesaian akhir, penerbit, acquirer, payment gateway, penyelenggara dompet elektronik, penyelenggara transfer dana) dan penyelenggara Teknologi Finansial di Indonesia baik Bank dan Lembaga Selain Bank untuk memproses transaksi pembayaran dengan virtual currency.

Hal ini sebagaimana diatur dalam PBI 18/40/PBI/2016 tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran dan dalam PBI 19/12/PBI/2017 tentang Penyelenggaraan Teknologi Finansial.

"Bank Indonesia sebagai otoritas di bidang Moneter, Stabilitas Sistem Keuangan dan Sistem Pembayaran senantiasa berkomitmen menjaga stabilitas sistem keuangan, perlindungan konsumen dan mencegah praktik-praktik pencucian uang dan pendanaan terorisme," tegas dia.

Sumber: okezone

BI Haramkan Bitcoin Cs Jadi Alat Pembayaran, Simak 5 Alasannya!

BI Haramkan Bitcoin Cs Jadi Alat Pembayaran, Simak 5 Alasannya!

BI Haramkan Bitcoin Cs Jadi Alat Pembayaran, Simak 5 Alasannya!

BI Haramkan Bitcoin Cs Jadi Alat Pembayaran, Simak 5 Alasannya!

BI Haramkan Bitcoin Cs Jadi Alat Pembayaran, Simak 5 Alasannya!

Berita Populer Dari okezone
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Rumah
rumah123
Love Indonesia
CENTROONE
Voice of America
Hello Pet
telsetNews
Jakarta Kita
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
OTORAI
Camargus
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali