0
Thumbs Up
Thumbs Down

Gandeng Swedia, Menteri Jonan Murahkan Listrik EBT

inilahcom
inilahcom - Sat, 18 Feb 2017 00:39
Dilihat: 20
Gandeng Swedia, Menteri Jonan Murahkan Listrik EBT

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bekerja sama dengan Pemerintah Swedia mengembangan energi baru terbarukan (EBT), berupa Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan PLTB untuk angin.

Menteri ESDM, Ignasius Jonan mengatakan, melalui kerja sama dengan Swedia yang dikenal maju di sektor EBT, diharapkan bisa berdampak positif. Paling tidak, harga setrum dari EBT bisa lebih murah.

"Mudah-mudahan dengan kerja sama ini karena Swedia lebih dulu dan 'advance', tarifnya diharapkan untuk pengembangan energi terbarukan dengan energi air dan angin bisa lebih baik untuk Indonesia," kata Menteri Jonan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (17/2/2017).

Melalui penandatanganan nota kesepahaman ini, Menteri Jonan berharap pengembangan EBT di tanah air, semakin maju. Sehingga bisa memperkuat pasokan listrik, khususnya di wulayak terpencil. Yang lebih penting, ya itu tadi, harga setrum semakin terjangkau.

Kata mantan menteri perhubungan ini, pengembangan EBT harus disesuaikan dengan kondisi geografis. Yakni mempertimbangkan sumber daya yang banyak ditemukan di daerah pembangkit.

"Terkait geografi juga, kalau sumber daya gasnya besar coba pakai gas, tetapi kalau tidak ada gas, misalnya, ada sungai atau air terjun pakai hidro (air). Kalau solar tenaga matahari, Swedia mungkin tidak terlalu signifikan karena terletak di bagian utara," ungkap Jonan.

Ada pun Pemerintah Swedia yang diwakili Menteri Koordinator Kebijakan dan Energi Swedia Ibrahim Baylan menyebutkan kedua pihak berupaya untuk menyediakan listrik yang ramah lingkungan.

"Tujuan kebijakan energi adalah memastikan tersedianya listrik untuk industri dan rumah tangga dengan harga yang kompetitif dan dampak sekecil mungkin pada lingkungan," tutur Menteri Baylan.

Baylan menjelaskan Indonesia dan Swedia dapat belajar bersama menciptakan energi ramah lingkungan, apalagi Swedia memiliki pangsa pasar tertinggi untuk energi terbarukan dan menciptakan harga terendah melalui EBT di Uni Eropa.

Swedia pun telah mencapai pertumbuhan ekonomi yang signifikan dalam 30 tahun terakhir dengan lebih sedikit menggunakan energi listrik daripada 30 tahun lalu yang dinilai lebih bermanfaat. [tar]

Sumber: inilahcom
Berita Populer Dari inilahcom
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
gopego
Rumah
rumah123
Love Indonesia
CENTROONE
Voice of America
Hello Pet
IDGEEKS
telsetNews
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
IOTOMOTIF
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Kpop Chart
salamkorea
Perempuan
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Citra Indonesia
OTORAI
Camargus
Sehatly
ESENSI
ghiboo
CAKRA FM
Bayar listrik, air, telepon. Beli pulsa semua operator. Langsung dari Androidmu. Klik di sini
Bayarnet