0
Thumbs Up
Thumbs Down

HISTORIPEDIA: Cortes Menaklukkan Tenochtitlan, Mengakhiri Riwayat Kerajaan Aztec

okezone
okezone - Sun, 13 Aug 2017 06:01
Dilihat: 26
HISTORIPEDIA: Cortes Menaklukkan Tenochtitlan, Mengakhiri Riwayat Kerajaan Aztec

SETELAH tiga bulan pengepungan, pada 13 Agustus 1521, pasukan Spanyol di bawah pimpinan Hernan Cortes akhirnya berhasil merebut ibu kota Kerajaan Aztec, Tenochtitlan. Pasukan Cortes kemudian menghancurkan dan meratakan Tenochtitlan dengan tanah dan menangkap Kaisar Aztec, Cuauhtemoc.

Dilansir dari History, Tenochtitln didirikan pada tahun 1325 oleh suku pengembara yang hidup dengan berburu dan mengumpulkan makanan, di wilayah Danau Texcoco yang saat ini berlokasi dekat dengan Mexico City. Hanya dalam tempo satu abad, peradaban ini berkembang menjadi kerajaan Aztec, terutama karena sistem pertaniannya yang maju.

Kerajaan Aztec mendominasi Meksiko tengah dan mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Montezuma II yang naik tahta pada 1502. Pada masa itu, wilayah kekuasaan Kerajaan Aztec kemungkinan membentang sampai sejauh wilayah yang saat ini menjadi Nikaragua modern.

Montezuma II membangun birokrasi, menciptakan provinsi-provinsi yang akan memberikan upeti kepada ibukota kekaisaran Tenochtitlan. Bangsa-bangsa yang ditaklukkan itu membenci tuntutan Aztec yang meminta upeti dan tumbal untuk upacara pengorbanan. Namun, namun militer Aztec berhasil mencegah terjadinya pemberontakan.

Pada Maret 1519, seorang bangsawan muda Spanyol, Hernan Cortes, tiba di pantai Yucatan dan mendarat di Semenanjung Campeche bersama dengan 500 tentara, 100 pelaut dan 16 kuda. Di sana dia berhasil mengambil hati warga Indian lokal dan mendapatkan seorang budak perempuan yang kemudian dijadikan selirnya.

Cortes melanjutkan perjalannya ke Veracruz di mana dia melatih tentaranya dan menyusun rencana untuk melakukan penaklukan. Setelah mendengar mengenai adanya kekacauan politik di Kerajaan Aztec, Cortes membawa pasukannya ke Tenochtitlan untuk menaklukkan kerajaan tersebut.

Sepanjang perjalannya, Cortes sempat bentrok dengan beberapa suku indian, tetapi banyak di antara mereka yang kemudian menjadi sekutunya setelah mengetahui maksud Cortes untuk mengalahkan kerajaan Aztec yang mereka benci. Pada November 1519, Cortes dan 1.000 pasukan bangsa Tlaxcaltec yang menjadi sekutunya, berhasil memasuki Tenochtitlan tanpa perlawanan.

Montezuma mengira Cortes adalah utusan suci dari dewa Quetzalcatl, yang diramalkan untuk kembali dari timur dalam tahun "Satu Buluh", yang merupakan tahun 1519 pada kalender Aztec. Bangsawan Spanyol itu disambut dengan sangat terhormat, dan Corts memanfaatkan kesempatan tersebut, untuk menjadikan Montezuma sebagai sandera agar dia bisa memerintah kekaisaran melalui sang raja. Dengan bantuan selir Indiannya yang bernama Marina, Cortes berhasil meyakinkan Montezuma untuk bekerja sama sepenuhnya.

Sumber: okezone
Berita Populer Dari okezone
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
gopego
Rumah
rumah123
Love Indonesia
CENTROONE
Voice of America
Hello Pet
IDGEEKS
telsetNews
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Citra Indonesia
OTORAI
Camargus
Sehatly
ghiboo
Bayar listrik, air, telepon. Beli pulsa semua operator. Langsung dari Androidmu. Klik di sini
Bayarnet