0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ini Perkembangan Kondisi Mata Novel Baswedan

Republika Online
Republika Online - Thu, 07 Dec 2017 20:33
Dilihat: 19
Ini Perkembangan Kondisi Mata Novel Baswedan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menginformasikan bahwa dokter yang menangani Novel Baswedan di Singapura telah melakukan operasi mata kiri penyidik KPK itu pada Rabu (6/12). "Operasi pada Rabu adalah operasi pembuangan jaringan gusi di mata kiri yang pertumbuhannya tidak baik, diganti dengan jaringan gusi baru," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Jakarta, Kamis.

Sebelumnya, Febri menyatakan operasi itu dilakukan karena pertumbuhan selaput mata kiri Novel melambat sehingga dibutuhkan penanaman kembali bagian gusi di mata kiri tersebut. "Hasil kontrol hari ini penyambungan jaringan gusi baik, hasil jahitan terlihat rapi, dan perdarahan baik," ungkap Febri.

Terkait operasi di mata kiri itu, kata Febri, maka operasi tahap dua belum dapat dilakukan dikarenakan untuk operasi tahap dua dibutuhkan pertumbuhan merata seluruh selaput di mata kiri.

Novel disiram air keras oleh dua orang pengendara motor pada 11 April 2017 seusai shalat subuh di Masjid Al-Ihsan dekat rumahnya. Mata Novel pun mengalami kerusakan sehingga ia harus menjalani perawatan di Singapura sejak 12 April 2017.

Novel adalah salah satu penyidik senior KPK yang antara lain menangani kasus korupsi dalam pengadaan KTP-elektronik (KTP-e). Sebelumnya, Kepolisian Daerah Metro Jaya telah merilis dua sketsa wajah orang yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dengan menggunakan air keras pada 11 April 2017 lalu.

"Dari hasil keterangan saksi sudah mengarah 90 persen. Bahwa dua gambar itu diduga terlibat penyiraman saudara Novel," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/11) lalu.

Pihaknya pun sudah membentuk tim penyelidikan dan penyidikan dengan jumlah 167 orang lintas Polres, Polda, dan penyidik Mabes Polri. "Kami juga dibantu Australian Federal Police. Kemudian kami juga dibantu oleh Pusnafis Mabes Polri karena beberapa CCTV yang ada di TKP yang kami kumpulkan membutuhkan kerja sama dengan pihak luar negeri," kata Idham.

Adapun pada sketsa pertama yang ditampilkan kepada awak media pada saat konferensi pers itu, orang yang diduga terlibat penyerangan Novel itu merupakan pria dengan kulit gelap dan rambut pendek. Kemudian pada sketsa kedua terlihat seorang pria dengan kulit putih dan rambut panjang.

Berita Terkait
  • JPU Tuntut Hak Politik Gubernur Bengkulu Nonaktif Dicabut
  • KPK dan Kementan Bentuk Tim Kajian Sawit
  • Kejakgung Lelang Sejumlah Aset Koruptor BLBI
Berita Lainnya
  • Ulama Inshafuddin Aceh Gelar Raker Kembangkan Ekonomi Umat
  • Adidas Jakarta Luncurkan Yeezy Powerphase Grey

Ini Perkembangan Kondisi Mata Novel Baswedan

Ini Perkembangan Kondisi Mata Novel Baswedan

Ini Perkembangan Kondisi Mata Novel Baswedan

Ini Perkembangan Kondisi Mata Novel Baswedan

Ini Perkembangan Kondisi Mata Novel Baswedan

Berita Populer Dari Republika Online
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Rumah
rumah123
Love Indonesia
CENTROONE
Voice of America
Hello Pet
IDGEEKS
telsetNews
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Camargus
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali