0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kebutuhan Bilik dan Kotak Suara Kemungkinan Bertambah

Republika Online
Republika Online - Mon, 21 Aug 2017 16:57
Dilihat: 46
Kebutuhan Bilik dan Kotak Suara Kemungkinan Bertambah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ada kemungkin kebutuhan bilik suara dan kotak suara dalam pemilu 2019 nanti bertambah. Pertimbangan penambahan tersebut dilihat seletah simulasi pemungutan dan penghitungan suara yang dilakukan KPU pada Sabtu (19/8) kemarin.

Komisioner KPU, Hasyim Asy'ari menjelaskan, saat digelar simulasi, didesain 500 pemilih dengan ketentuan dalam undang-undang maksimum 500 pemilih. Setelah dilakukan simulasi, lanjut dia, ternyata 500 pemilih dalam pandangan KPU terlalu banyak.

"Kita hitung ulang sebaiknya berapa pemilih maksimal di TPS. Demikian juga berapa bilik suara yang disiapkan untuk pemilih dalam melaksanakan hak suaranya," ujar dia saat ditemui di kantor pusat KPU, Menteng Jakarta Pusat, Senin (21/8).

Hasyim mengatakan, simulasi pemungutan dan penghitungan suara Sabtu lalu memberikan tujuan untuk melihat faktual perkiraan jalannya pemilu. Hasil dari simulasi tersebut, lanjut dia, digunakan sebagai bahan mendesain kegiatan pemungutan suara yang akan dituangkan dalam peraturan KPU.

"Mengapa penting, di undang-undang menentukan, pemungutan dan dan penghitungan suara di TPS dilakukan di hari yang sama. Sementara kita tahu, pemilunya Pemilu DPR, DPD, DPRD PROVINSI KABUPATEN/KOTA plus Presiden, ada lima pemilihan," jelas dia.

Hasyim menjelaskan, dengan adanya lima pemilihan sekaligus, pemilu 2019 nanti akan menghabiskan waktu pemilihan dan penghitungan lebih banyak. Peraturan undang-undang sendiri menegaskan pemungutan suara dan penghitungan suara harus dilakukan di hari yang sama.

"Kira-kira pemilih ada waktu berapa untuk memilih? Satu pemilih itu butuh waktu berapa? Kemudian berapa bilik yang akan kita siapkan kemudian pemungutan dan penghitungan suara bisa selesai di hari yang sama," jelas dia.

Hasil simulasi tersebut, lanjut dia, rencananya akan dibahas kembali bersama dengan DPR-RI Selasa besok (22/8). Beberapa yang akan dibahas diantaranya merupakan tahapan pemilu dan pendaftaran partai politik, termasuk pemilihan desain kotak suara transparan.

"Besok, jam 10. Tahapan pemilu dan pendaftaran partai politik. Sementara dua itu saja besok, dan juga masih ada empat draft peraturan KPU untuk pilkada," ujar dia mengakhiri.




Berita Terkait
  • Ini Evaluasi KPU Usai Simulasi Pemilu Serentak
  • Simulasi Pemilu Serentak, KPU Evaluasi Dua Hal Ini
  • KPU Segera Minta Salinan UU Pemilu ke Kemenkumham
Berita Lainnya
  • Hidayat: Tidak Benar Kalau Islam Anti-NKRI
  • Pemprov DKI Kantongi Hak Pengelolaan Dua Pulau Reklamasi

Kebutuhan Bilik dan Kotak Suara Kemungkinan Bertambah

Kebutuhan Bilik dan Kotak Suara Kemungkinan Bertambah

Kebutuhan Bilik dan Kotak Suara Kemungkinan Bertambah

Kebutuhan Bilik dan Kotak Suara Kemungkinan Bertambah

Kebutuhan Bilik dan Kotak Suara Kemungkinan Bertambah

Berita Populer Dari Republika Online
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
gopego
Rumah
rumah123
Love Indonesia
CENTROONE
Voice of America
Hello Pet
IDGEEKS
telsetNews
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Camargus
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali