0
Thumbs Up
Thumbs Down

KEK Tanjung Api Api Diharapkan Terealisasi 2018

Republika Online
Republika Online - Thu, 12 Jan 2017 00:30
Dilihat: 44
KEK Tanjung Api Api Diharapkan Terealisasi 2018

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api Api (KEK TAA) yang ditetapkan pemerintah berdasarkan PP No.51 Tahun 2014 diharapkan bisa terealisasi pada 2018. Keinginan tersebut disampaikan Gubernur Sumsel Alex Noerdin saat bertemu Sekretaris Dewan Nasional KEK Enoh Suharto Pranoto, Rabu (11/1) di Griya Agung, Palembang.

Pada pertemuan tersebut Gubernur Alex Noerdin menyampaikan untuk meningkatkan ekonomi Provinsi Sumatera Selatan, pemerintah provinsi segera merealisasikan Tanjung Api Api sebagai Kawasan Ekonomi Khusus pada 2018 atau sebelum berakhirnya masa jabatan Alex Noerdin sebagai Gubernur Provinsi Sumatera Selatan pada November 2018.

Menurut Enoh Suharto Pranoto, pada pertemuan dengan Gubernur Sumsel tersebut ada dua hal yang dibahas. Pertama, percepatan pembangunan KEK TAA. Kedua, memastikan hal-hal yang diperlukan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam rangka menerima calon investor KEK TAA PT Indorama Synthetics Tbk

"Pada pertemuan dengan pimpinan PT Indorama dibahas tentang kepastian sumber bahan baku batu bara. Kini tengah mencari alternatif lokasi baru untuk batu bara yang dilakukan Dinas Pertambangan Sumber Daya Mineral," kata Enoh.

Dia menjelaskan, dalam percepatan pembangunan harus ada badan usaha untuk pengelolaan. "Untuk KEK TAA badan usahanya sudah terbentuk tetapi ini harus diproses administrasinya ke notaris kemudian juga ke Kementerian Hukum dan HAM. Ini akan fasilitasi percepatan prosesnya," ujar Enoh

Untuk lahan KEK TAA menurut Enoh, Pemerintah Provinsi Sumsel sudah melakukan pembebasan seluas 67 hektare. "Mudah-mudahan setelah pembebasan ini dilanjutkan percepatan membangun kawasannya seperti drainase, permasalahan persampahan air limbah, kantor pengelola dan lain sebagainya, " kata Enoh.

Sebelumnya akhir Desember 2016 Pemerintah Provinsi Sumsel telah merealisasikan menuntaskan ganti rugi lahan untuk KEK TAA. Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumsel telah membayarkan biaya ganti kepada warga yang lahannya dibebaskan untuk menjadi kawasan KEK TAA.

"Pemprov Sumsel telah membayar ganti rugi untuk pembebasan lahan Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api dengan anggaran sebesar Rp38 miliar," kata Kepala Disperindag Sumsel Permana.


Berita Terkait
  • 2017 Sumsel Tawarkan 42 Agenda Pariwisata
  • 2016 Kunjungan Wisman ke Sumsel Meningkat
  • Upah Minimal Buruh di Sumsel Naik Menjadi Rp 2,38 Juta per Bulan
Berita Lainnya
  • Gempa 3,3 SR di Pamekasan, tak Ada Dampak Kerusakan
  • Pola Peredaran Narkoba Kini Berubah
Berita Populer Dari Republika Online
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
gopego
Rumah
rumah123
Love Indonesia
CENTROONE
Voice of America
Hello Pet
IDGEEKS
telsetNews
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
IOTOMOTIF
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Kpop Chart
salamkorea
Perempuan
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Citra Indonesia
OTORAI
Camargus
Sehatly
ESENSI
ghiboo
CAKRA FM
Bayar listrik, air, telepon. Beli pulsa semua operator. Langsung dari Androidmu. Klik di sini
Bayarnet