0
Thumbs Up
Thumbs Down

Konflik Harta Warisan, Tiga Anak Ini Tolak Tawaran Ibu Kandungnya

Republika Online
Republika Online - Fri, 21 Apr 2017 18:57
Dilihat: 30
Konflik Harta Warisan, Tiga Anak Ini Tolak Tawaran Ibu Kandungnya

REPUBLIKA.CO.ID, REPUBLIKA.CO.ID, BAUBAU -- Sidang tahap mediasi anak gugat ibu kandung di Pengadilan Agama Kota Baubau Sulawesi Tenggara (20/4) tidak menemukan titik temu alias buntu.

"Sidang itu masih tahapan mediasi. Majelis hakim mencoba untuk memberikan nasihat kepada para penggugat maupun tergugat. Tetapi, upaya majelis hakim ini tidak berhasil. Tadi tawar menawar tentang harta-harta itu, tapi tidak ada titik temunya," jelas majelis hakim, Mushlih di Baubau, Jumat.

Sidang yang dibimbing majelis hakim, Mushlih (ketua), Mansur (anggota) dan Marwan I Piinga (anggota), serta dihadiri kedua belah pihak dan kuasa hukumnya terjadi tawar menawar soal harta warisan yang ditinggalkan kepala keluarga mereka Almarhum Ipda Matta.

Di satu sisi, Fariani ibu kandung mereka memberikan penawaran, di sisi lain ketiga anaknya, Arman Setiawan, Nita Setiawan dan Putri Wulandari tidak menerima tawaran.

Ia mengatakan, buntunya perdamaian ini sekaligus memupus tahapan mediasi. Pihaknya akan melanjutkan sidang dengan agenda pembacaan jawaban Fariani atas dalil gugatan anaknya pada Kamis 18 Mei 2017 mendatang.

"Sehingga, selanjutnya kita mendengarkan jawaban tergugat. Semua dalil-dalil yang dikemukakan para penggugat itu dijawab tergugat 18 Mei 2017," ujar dia.

Baca juga, Warisan Bikin Tiga Anak Gugat Ibu Kandungnya.

Ia menambahkan, selama tiga tahun menjadi hakim di PA Baubau belum pernah sekalipun mengadili perkara gugatan harta warisan terhadap ibu kandung sendiri seperti ini. "Selama jadi hakim di sini, saya baru dapat perkara anak gugat ibu kandung ini," katanya

Berita Terkait
  • Digugat Anak Kandung, Ini Doa Fariani
  • Warisan Bikin Tiga Anak Gugat Ibu Kandungnya
  • Dedi Mulyadi Pertimbangkan Bantu Siti Rokayah Gugat Balik Anaknya
Berita Lainnya
  • Interior Minister awaits recommendation from Supreme Court related to Ahok status
  • Polisi Tangkap Pemeras Bermodus Juru Parkir
Berita Populer Dari Republika Online
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
gopego
Rumah
rumah123
Love Indonesia
CENTROONE
Voice of America
Hello Pet
IDGEEKS
telsetNews
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Citra Indonesia
OTORAI
Camargus
Sehatly
ghiboo
Bayar listrik, air, telepon. Beli pulsa semua operator. Langsung dari Androidmu. Klik di sini
Bayarnet