0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pemprov Jabar Melelang Operator Bus Rapid Transit

Republika Online
Republika Online - Sun, 13 Aug 2017 17:12
Dilihat: 44
Pemprov Jabar Melelang Operator Bus Rapid Transit

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) melalui Dinas Perhubungan akan melakukan lelang operator bus rapid transit (BRT). Bus ini akan dioperasikan untuk melayani angkutan tujuan Kota Bandung - Majalaya (Kabupaten Bandung).

Kepala Dinas Perhubungan Pemprov Jabar Dedi Taufik mengatakan, bus ini merupakan hibah dari Kementerian Perhubungan untuk memfasilitasi transportasi layanan angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP). Karenanya akan dilelang kepada pihak ketiga untuk dioperasikan "Kami dapat 10 bus tahun ini ukurannya sedang, kami fokuskan melayani Metro Bandung dari Bandung-Majalaya yang butuh pelayanan karena di sana masih kurang," kata Dedi beberapa waktu lalu.

Dedi mengatakan, rencananya lelang akan segera dilakukan usai pihaknya menyelesaikan persyaratan administrasi. Yakni menuntaskan pengisian unit tersebut menjadi plat kuning.

Menurutnya, layanan transportasi ini harus menggunakan operator agar pelayanan yang diberikan bisa optimal karena pergerakan bus ini masuk kategori AKDP. Pihaknya tidak langsung menunjuk Damri karena berharap ada semacam beauty contest dari operator lain. "Kalau Damri mau ikut silakan saja, ini karena jalur tersebut tinggi maka harus dilayani maksimal," ujarnya.

Meski kapasitasnya terbatas hanya 10 unit, Dedi yakin keberadaan bus ini akan sangat membantu transportasi masyarakat. Mengingat daerah-daerah yang dilintasi sangat membutuhkan layanan.

Rencananya bus ini akan melayani trayek dari Kota Bandung-Kabupaten Bandung selama enam kali perjalanan setiap harinya setiap satu unit bus. Rutenya sendiri dari Terminal Leuwipanjang-Kopo-BKR-Moch.Toha-Dayeuhkolot-Ciparay dan berakhir di Terminal Majalaya.

Ia menyebutkan, berdasarkan perhitungan biaya kontrak, layanan ini total kontraknya dianggarkan Rp 2,39 miliar. "Rencana pembayarannya Rp5.602,85/kilometer. Keseluruhan biaya kontrak sudah kita anggarkan," ujarnya.

Data Dishub Jabar, dengan panjang lintasan 27,5 kilometer lebih, bus sedang ini rencananya beroperasi melayani masyarakat umum dari pukul 06.00-18.00 WIB. Adapun, untuk tiket jarak tersebut masyrakat akan dikenakan tarif Rp 5.000.


Berita Terkait
  • Kades di Kabupaten Bandung Keluhkan Peran Pendamping Desa
  • Musim Kemarau, Warga Kabupaten Bandung Sulit Air Bersih
  • Kabupaten Bandung Minim Pos Pemadam Kebakaran
Berita Lainnya
  • Usai KTT G20, PM Turnbull ke Prancis Naik Jet Pribadi Macron
  • Warga Medan Serahkan Koin Senilai Rp 700 Ribu ke Pemerintah
Berita Populer Dari Republika Online
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
gopego
Rumah
rumah123
Love Indonesia
CENTROONE
Voice of America
Hello Pet
IDGEEKS
telsetNews
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Camargus
Sehatly
Hetanews
Inikata