0
Thumbs Up
Thumbs Down

Sekda Jeneponto Tidak Hadiri Panggilan, Ketua Panwaslu: Akan Ada Panggilan Kedua

Inikata
Inikata - Thu, 07 Dec 2017 18:17
Dilihat: 41
Sekda Jeneponto Tidak Hadiri Panggilan, Ketua Panwaslu: Akan Ada Panggilan Kedua

JENEPONTO, INIKATA.com - Sekda Jeneponto, Muh. Sarif Patta dipanggil oleh Panwaslu Kabupaten Jeneponto, berkaitan dengan fotonya bersama salah satu bakal calon Gubernur Sulsel beberapa waktu yang lalu.

Ketua Panwaslu Jeneponto, Saiful menjelaskan, Panwaslu melakukan pemanggilan pertama untuk melakukan klarifikasi sehubungan dengan tupoksi Sekda Jeneponto, Muh. Sarif Patta sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Selain itu, kapasitasnya juga sebagai bakal calon bupati Jeneponto priode 2018 - 2023 yang sudah memasang baliho dan spanduk yang masih berstatus sebagai ASN. padahal, Sekda belum ada surat pengunduran dirinya.

"Kalau beliau tidak datang, berarti beliau tidak mempergunakan haknya untuk melakukan klarifikasi. Hari ini kita jadwalkan jam 2 terkait adanya temuan Panwaslu Kabupaten tentang penyebaran spanduk atau baliho sekaligus sebagai bakal calon, padahal yang bersangkutan masih aktif sebagai ASN," kata Saiful, di Kantor Panwaslu Jeneponto, kamis (7/12/2018).

Saiful mengungkapkan, sampai hari ini Pak Sekda belum memenuhi undangan Panwaslu, belum ada juga konfirmasi dari beliau hari ini, kita jadwalkan jam 2 dan sudah lewat dari jam 2 tidak ada konfirmasi.

"Kalau hari tidak datang, maka kami (Panwaslu) akan melayangkan undangan kedua yang kita jadwalkan untuk besok jam 2. Kalau pun dia tidak datang lagi, berarti dia tidak menggunakan haknya untuk mengklarifikasi terkait temuan Panwaslu Kabupaten. Jadi, datang atau tidak datangnya beliau, akan tetap berproses," tegas Saiful.

Menurutnya, jika besok Tidak datang maka akan dilakukan pleno oleh Panwaslu Kabupaten. "Apakah kegiatan yang dilakukan Sekda selama ini melanggar aturan atau tidak, Besok kami putuskan. Temuan sementara, selaku ASN harus beehenti dulu sebagai ASN itu dibuktikan dengan surat pemberhentian selaku ASN, atau pensiun dini baru dapat melakukan aktifitas politik misalnya pemasangan baliho atau sosialisasi sebagai bakal calon bupati," ungkapnya.

Lanjut Saiful bahwa pandangan Panwaslu telah melakukan aktifitas politik selaku aparatur sipi negara (ASN). Katanya, selaku ASN harus netral apalagi mau mendeklarasikan diri sebagai bakal calon bupati.

"Itu patut diduga pelanggaran kode etik aparatur sipil negara," tuturnya. (**)

The post Sekda Jeneponto Tidak Hadiri Panggilan, Ketua Panwaslu: Akan Ada Panggilan Kedua appeared first on Inikata.com.

Sumber: Inikata

Sekda Jeneponto Tidak Hadiri Panggilan, Ketua Panwaslu: Akan Ada Panggilan Kedua

Sekda Jeneponto Tidak Hadiri Panggilan, Ketua Panwaslu: Akan Ada Panggilan Kedua

Sekda Jeneponto Tidak Hadiri Panggilan, Ketua Panwaslu: Akan Ada Panggilan Kedua

Sekda Jeneponto Tidak Hadiri Panggilan, Ketua Panwaslu: Akan Ada Panggilan Kedua

Sekda Jeneponto Tidak Hadiri Panggilan, Ketua Panwaslu: Akan Ada Panggilan Kedua

Berita Populer Dari Inikata
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Rumah
rumah123
Love Indonesia
CENTROONE
Voice of America
Hello Pet
IDGEEKS
telsetNews
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Camargus
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali