0
Thumbs Up
Thumbs Down

Setnov Mohon ke Jaksa KPK Dituntut Seringan-ringannya

okezone
okezone - Thu, 22 Mar 2018 16:35
Dilihat: 204
Setnov Mohon ke Jaksa KPK Dituntut Seringan-ringannya

JAKARTA - Sidang kasus korupsi pengadaan e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto (Setnov) akan dilanjutkan pekan depan 29 Maret 2018 dengan agenda tuntutan Jaksa Penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam proses hukum itu, mantan Ketua DPR RI Setnov berharap mendapatkan tuntutan ringan dari Jaksa Penuntut KPK. Dia berharap bisa mendapatkan keadilan dalam perkara yang membelenggunya.

"Permohonan terakhir ke JPU pada KPK untuk berikan tuntutan seringan-ringannya dan seadil-adilnya kepada saya," ucap Setnov sebelum ditutupnya persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (22/3/2018).

Tak hanya itu, mantan Ketua Umum Partai Golkar itu juga memohon kepada Jaksa Penuntut KPK untuk membongkar peran pihak lainnya yang diduga terlibat dalam korupsi pengadaan e-KTP.

(Baca Juga: Setnov Minta Jaksa KPK Bongkar Pihak Lain yang Terlibat E-KTP)

Menurut Setnov, nama-nama yang diketahui terindikasi terlibat dalam proyek senilai Rp5,9 triliun itu sudah diserahkan kepada Jaksa Penuntut KPK dalam permohonan justice collaborator (JC) dan proses persidangan.

"Saya juga mohon JPU KPK supaya tindaklanjuti pelaku lain yang namanya sudah saya uraikan dalam permohonan JC. Yang ikut berperan dalam perkara ini yang telah rugikan keuangan negara. Yang seperti sudah saya sampaikan ke penyidik sebelum periksa saya," papar dia.

Disisi lain, Setnov juga mengucapkan rasa terima kasih kepada Istrinya, Deisti Astriani Tagor yang selalu setia menemaninya dalam proses meja hijau selama dijalaninya.

"Khususnya terima kasih ke istri saya yang telah setiap hari sidang bersama sama saya dan makasih kepada saudara saya yang dampingi saya selama ini . Saya sungguh menyesal," tutup Setnov.

(Baca Juga: Bantah Terima Aliran Dana E-KTP, Pramono Siap Dikonfrontasi dengan Setya Novanto)

Dalam proses persidangan pemeriksaan terdakwa hari ini, Setnov menyebut beberapa nama yang diduga terseret dalam pusaran aliran uang proyek e-KTP. Di antaranya, dua politikus PDIP Puan Maharani dan Pramono Anung. Mereka diungkapkan Setnov, telah menerima uang sebesar USD500 ribu dalam proyek e-KTP ini.

Selain Puan dan Pramono, Setnov juga mengungkap adanya aliran dana yang mengucur ke pimpinan Badan Anggaran (Banggar) DPR dan pimpinan Komisi II DPR RI ketika proyek tersebut bergulir. Menurutnya, uang tersebut ada yang diberikan oleh Andi Narogong dan keponakannya Irvanto Hendra Pambudi

Antara lain, mantan pimpinan Banggar DPR di antaranya Melchias Marcus Mekeng, Tamsil Linrung, dan Olly Dondokambey mendapat jatah sebesar US$500 ribu. Lalu, pimpinan Komisi II DPR ketika proyek e-KTP dalam tahap pembahasan, di antaranya Chairuman Harahap dan Ganjar Pranowo.

Sumber: okezone

Setnov Mohon ke Jaksa KPK Dituntut Seringan-ringannya

Setnov Mohon ke Jaksa KPK Dituntut Seringan-ringannya

Setnov Mohon ke Jaksa KPK Dituntut Seringan-ringannya

Setnov Mohon ke Jaksa KPK Dituntut Seringan-ringannya

Setnov Mohon ke Jaksa KPK Dituntut Seringan-ringannya

Berita Populer Dari okezone
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
Rumah
rumah123
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
idnation
inipasti
teknorush