0
Thumbs Up
Thumbs Down

Sewa Hunian di Singapura Lebih Mahal dari Hong Kong dan Tokyo?

rumah123
rumah123 - Mon, 23 Oct 2017 06:02
Dilihat: 31
Sewa Hunian di Singapura Lebih Mahal dari Hong Kong dan Tokyo?Singapura (Rumah123/Visit Singapore)[/caption]

Shanghai, Mumbai, Singapura, Hong Kong, dan Tokyo termasuk kota-kota megapolitan di Asia. Harga hunian di semua kota ini dijamin mahal.

Namun, siapa menyangka kalau tidak semua kota ini merupakan lokasi hunian yang mahal terutama untuk para penyewa. Malah ada yang tergolong "murah".

Baca juga: Saat Pasokan Hunian Berlebih, Penyewa Bisa Nego Harga Lho

Laman properti Rentcafe melansir tulisan berdasarkan riset yang dibuat oleh perusahaan konsultan PricewaterhouseCoopers.

Konsultan asal Inggris ini melakukan riset untuk mengetahui besaran pendapatan pekerja dan juga besar sewa hunian di sebuah kota. Riset ini dilakukan di 30 kota besar dunia yang berada di lima benua.

Baca juga: Berapa Lama Generasi Milenial Nabung DP Rumah? 32 Tahun!

PricewaterhouseCoopers mengungkapkan berapa rata-rata penghasilan pekerja di sebuah kota, rata-rata harga sewa hunian, dan rasio dari gaji yang dihabiskan untuk sewa hunian.

Dalam riset ini ada tiga kategori, pertama, 0 hingga 30 persen tergolong murah. Kedua, 31 hingga 50 persen termasuk menengah, sedangkan ketiga, di atas 51 persen tergolong mahal.

Baca juga: Kenaikan Harga Hunian Mewah Tembus 35 Persen, Buruan Investasi Properti!

Shanghai dan Beijing (keduanya China), Seoul (Korea Selatan), dan Kuala Lumpur (Malaysia) masuk dalam kota-kota yang harga sewa huniannya masih ramah bagi kantong para penyewa.

Malah Kuala Lumpur menjadi kota termurah di dunia. Ketiga kota ini masuk kategori murah lantaran rata-rata sewa hunian dibandingkan dengan pendapatan masih di bawah 30 persen.

Baca juga: Kenaikan Capai Dua Digit, Pertumbuhan Pasar Hunian Mewah Melambat

Pendapatan rata-rata pekerja di KL mencapai 22.400 AS per tahun (Rp302 juta), sedangkan rata-rata sewa hunian hanya 4.500 dollar AS (Rp60 juta). Seorang pekerja hanya perlu merogoh 20 persen dari gajinya untuk menyewa hunian.

Beijing dan Shanghai juga masih tergolong murah. Rata-rata pendapatan karyawan di ibu kota Tiongkok, Beijing mencapai 31.000 dollar AS (Rp418 juta), sementara rata-rata harga sewa hunian sebesar 8.400 dollar AS (Rp113 juta). Rasionya masih 27 persen.

Baca juga: Milenial Pilih Tinggal di Kawasan Sub Urban, Nah Begini Dong!

Hal yang sama terjadi di Shanghai, kota industri di Tiongkok. Rata-rata gaji pegawai sebesar 32.300 dollar AS (Rp436 juta), sedangkan rata-rata sewa hunian sebesar 9.060 dollar AS (Rp122 juta). Rasionya pun hanya 28 persen.

Sedangkan di ibu kota Korea Selatan, Seoul, rata-rata pendapatan memang besar mencapai 48.500 dollar AS (Rp655 juta), namun rata-rata sewa hunian 14.760 dollar AS (Rp199 juta). Rasionya masih 30 persen.

Baca juga: Gaji Kecil, PHK, dan Inflasi Bikin Penjualan Hunian Turun Drastis

Tokyo dan Hong Kong terbilang mengejutkan. Rata-rata gaji karyawan di Tokyo sebesar 63.400 dollar AS (Rp856 juta) dan rata-rata sewa hunian mencapai 19.800 dollar AS (Rp267 juta). Rasionya pun hanya 31 persen.

Hong Kong yang diklaim menjadi kawasan hunian termahal di dunia malah rasio perbandingannya hanya 32 persen. Rata-rata penghasilan karyawan mencapai 49.300 dollar AS (Rp666 juta), namun harga sewa hanya 15.600 dollar AS (Rp210 juta).

Baca juga: Kawasan Sub Urban Lebih Hidup Karena Pengaruh Milenial, Beneran Lho

Rasio perbandingan Hong Kong malah kalah dari Jakarta. Menurut riset, rata-rata gaji karyawan di Jakarta mencapai 29.000 dollar AS (Rp391 juta), tetapi harga sewa bisa mencapai 10.800 dollar AS (Rp145 juta). Rasio perbandingannnya mencapai 37 persen.

Dubai menjadi salah satu termahal di Asia. Secara geografis, Dubai yang berada di Uni Emirat Arab ini memang masuk Asia. Rata-rata pendapatan seorang pegawai di kota ini memang tinggi mencapai 80.800 dollar AS (Rp1 miliar), tetapi harga sewa juga tinggi bisa mencapai 31.200 (Rp421 juta). Rasionya mencapai 39 persen.

Baca juga: Di Sini Ada 625 Ribu Orang yang Punya Rumah Seharga Rp17,5 Miliar! Mau Gabung Ga?

Mumbai yang merupakan kota industri di India malah termasuk salah satu kota dengan rasio harga sewa hunian tertinggi di Asia. Perbandingannya mencapai 41 persen! Rata-rata penghasilan pegawai di kota ini memang kecil, hanya 18.800 dollar AS (Rp253 juta), tetapi rata-rata sewa hunian malah menembus angka 7.800 dollar AS (Rp105 juta).

Singapura menjadi "juara" Asia. Perbandingannya malah mencapai 44 persen. Artinya seorang pegawai bisa menghabiskan nyaris separuh penghasilan untuk menyewa hunian. Gaji karyawan di Singapura bisa mencapai 100.500 dollar AS (Rp1,3 miliar), tetapi sewa hunian juga bikin sakit kepala mencapai 44.400 dollar AS (Rp594 juta).

Baca juga: Kerja 100 Jam Seminggu Buat Nyicil Rumah? Truz Kapan Istirahatnya?

Wow, kalau kamu tinggal di Singapura, gaji kamu bakal habis membayar sewa hunian. Sementara kalau masih tinggal di Indonesia, kamu "hanya" menghabiskan 37 persen gaji kamu untuk sewa.


Nah, ketimbang membayarkan uang sewa, mendingan kamu mengalihkannya untuk membayar cicilan rumah atau apartemen. Kamu malah bisa memiliki properti.

]]>
Sumber: rumah123

Sewa Hunian di Singapura Lebih Mahal dari Hong Kong dan Tokyo?

Sewa Hunian di Singapura Lebih Mahal dari Hong Kong dan Tokyo?

Sewa Hunian di Singapura Lebih Mahal dari Hong Kong dan Tokyo?

Sewa Hunian di Singapura Lebih Mahal dari Hong Kong dan Tokyo?

Sewa Hunian di Singapura Lebih Mahal dari Hong Kong dan Tokyo?

Berita Populer Dari rumah123
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
gopego
Rumah
rumah123
Love Indonesia
CENTROONE
Voice of America
Hello Pet
IDGEEKS
telsetNews
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Camargus
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali