0
Thumbs Up
Thumbs Down

Soal Kata 'Gebuk' Jokowi, Gerindra: Omongannya Punya Tendensi

Republika Online
Republika Online - Sat, 20 May 2017 10:25
Dilihat: 33
Soal Kata 'Gebuk' Jokowi, Gerindra: Omongannya Punya Tendensi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Politikus Partai Gerindra Muhammad Syafi'i alias Romo berpendapat, kata 'gebuk' yang diucapkan Presiden Joko Widodo memiliki kecondongan (tendensi) pada arti yang lain. Jokowi ingin mengingatkan agar tidak ada seseorang atau golongan yang melawannya kalau tidak ingin 'digebuk'.

"Omongannya (kata 'gebuk' yang diucapkan Jokowi) itu punya tendensi yang sebenarnya mau dibilang, siapa yang melawan saya (akan digebuk)" kata Romo saat dihubungi Republika, Jumat (19/5).

Anggota Komisi III DPR RI tersebut kemudian mengingatkan agar Jokowi sebagai kepala negara tidak asal berucap. Menurutnya, apa yang diucapkan Jokowi harus benar-benar dalam rangka melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

"Jadi presiden itu kalau ngomong harus benar-benar dalam rangka melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. Jangan Asbun (asal bunyi)" ucap Romo.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menekankan konstitusi harus menjadi pegangan dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara. "Yang mau menyampaikan aspirasi, silakan saja. Tapi harus dalam koridor hukum yang benar. Kalau tidak sesuai konstitusi, gebuk saja," kata Presiden.

Menurutnya, menyampaikan aspirasi merupakan bagian dari demokrasi. Cuma, kata Jokowi, segala aspirasi itu harus disampaikan dengan tetap menaati aturan hukum. Istilah 'gebuk' ini disampaikan Presiden beberapa kali dalam pertemuan tersebut. "Memang saya ngomong gebuk, tulis saja gebuk. Itu yang paling pas," ujar dia.

Berita Terkait
  • Buku Gratis untuk Masa Depan Anak Indonesia
  • Tak Hanya Gebuk, Presiden Ingin Tendang Ormas Penentang Pancasila
  • Kejaksaan Dukung Presiden Jokowi Soal Gebuk Ormas Langgar Konstitusi
Berita Lainnya
  • Pesan-Pesan Lucu dalam Karangan Bunga untuk Ahok
  • Potensi Korupsi di Lingkungan Polri Tinggi, Ini Alasan Kapolri
Berita Populer Dari Republika Online
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
gopego
Rumah
rumah123
Love Indonesia
CENTROONE
Voice of America
Hello Pet
IDGEEKS
telsetNews
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
IOTOMOTIF
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Kpop Chart
salamkorea
Perempuan
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Citra Indonesia
OTORAI
Camargus
Sehatly
ESENSI
ghiboo
CAKRA FM
Bayar listrik, air, telepon. Beli pulsa semua operator. Langsung dari Androidmu. Klik di sini
Bayarnet