0
Thumbs Up
Thumbs Down

Terkait Pajak Tiket, Bapenda Makassar Akan Memangil Manajemen PSM

Inikata
Inikata - Sat, 21 Oct 2017 12:19
Dilihat: 38
Terkait Pajak Tiket, Bapenda Makassar Akan Memangil Manajemen PSM

MAKASSAR,INIKATA.com- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Makassar segera akan memanggil manajemen sepak bola PSM Makassar terkait dengan setoran pajak tiket pertandingan dalam waktu dekat ini.

Kepala Bapenda Makassarw, Iran R Adnan berencana akan memanggil pengelola tiket pekan depan. Tujuannya untuk menyesuaikan pendapatan yang seharusnya diterima Bapenda dengan jumlah penonton setiap PSM bertanding.

"Hari senin atau selasa pekan depan saya mau panggilki. Harus disesuaikan dengan tiket yang keluar dan laku," kata Irwan, Sabtu (21/10/2017).

Menurut dia potensi pendapatan dari setoran pajak daerah tersebut masih minim ketimbang jumlah penonton yang hadir di stadion Andi Mattalatta. Setoran pajak belakangan ini setiap kali PSM bertanding paling sedikit terhitung 5.000 lembar tiket.

Sementara kapasitas stadion melebihi dari itu. Paling tidak kata dia jumlah penonton atau tiket keluar mencapai 8.000 hingga 10.000 lembar.

"Yang dilaporkan rata-rata cuman sedikit 5.000 satu kali pertandingan. Liat mi penontonya paling sedikit potensinya 8 ribu sampai 10 ribu, lebih malah. Maka kita lihat kenapa begini," pungkasnya.

Diketahui pajak tiket tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku yakni 30 persen per lembar, tergolong pajak hiburan.

Sementara Kepala Bidang Pajak Hotel dan Hiburan, Husni Mubarak mengatakan, potensi pendapatan pajak tiket kerap dilaporkan pengelolah usai pertandingan berlangsung.

Pajaknya terhitung sesuai dengan jumlah tiket yang laku terjual."Potensinya dia sebutkan selalu, berapa yang laku. Laporannya ada nanti saya kasih lihat karena sistem porporasi, Seninpi," ujarnya.

Dia mengungkapkan belakangan ini rata-rata jumlah tiket laku terjual yang dilaporkan pihak pengelolah berkisar mencapai 10.000 tiket. Itupun tiap tiket persentase pajaknya tidak sampai 30 persen, hanya 15 persen setiap tiket laku terjual.

"Dia melapor sesuai dengan berapa tiket dia cetak. Laporannya rata-rata kurang lebih 10 ribu lembar. Harga tiketnya berbeda-beda ada Rp100ribu pendapatan pajaknya beda dengan Rp50 ribu, tapi pajaknya tetap pengenaannya 15 persen. Kalau tiketnya Rp100 ribu maka setoran pajak Rp15 ribu," kata Husni.

Dia pun mengakui belakangan ini laporan tiket laku terjual tidak sesuai dengan jumlah ketersediaan. Lantaran jumlah penonton tidak bisa diprediksikan setiap kali PSM bertanding.

Meski kata dia, sesuai dengan aturan Fifa kapasitas penonton di Stadiun Andi Mattalatta hanya bisa menampung 15.000 orang. Dulunya dapat menampung hingga 20.000.

"Sepak bola itu beda-beda pertandingannya, kalau lawannya bagus banyak penontonnya, tidak bisa diprediksi," akunya.


Ada pun rencana pemanggilan manajemen pengolaan tiket PSM juga terkait dengan rencana penambahan jumlah tiket yang akan diusulkan.(**)

Sumber: Inikata

Terkait Pajak Tiket, Bapenda Makassar Akan Memangil Manajemen PSM

Terkait Pajak Tiket, Bapenda Makassar Akan Memangil Manajemen PSM

Terkait Pajak Tiket, Bapenda Makassar Akan Memangil Manajemen PSM

Terkait Pajak Tiket, Bapenda Makassar Akan Memangil Manajemen PSM

Terkait Pajak Tiket, Bapenda Makassar Akan Memangil Manajemen PSM

Berita Populer Dari Inikata
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
gopego
Rumah
rumah123
Love Indonesia
CENTROONE
Voice of America
Hello Pet
IDGEEKS
telsetNews
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Camargus
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali