0
Thumbs Up
Thumbs Down

Tinggal digubuk Reok, Jompo di Maros dibuatkan Rumah Baru oleh Polisi

Inikata
Inikata - Wed, 13 Jun 2018 18:38
Dilihat: 185
Tinggal digubuk Reok, Jompo di Maros dibuatkan Rumah Baru oleh Polisi

MAROS, INIKATA.com — Wajah nenek Isya semringah. Betapa tidak, ia yang sudah puluhan tahun tinggal di gubuk reok dan sempit, kini sudah bisa menetap di sebuah rumah baru sederhana yang dibangun oleh puluhan anggota Polisi yang merasa iba kepadanya.

Nenek yang diperkirakan berumur lebih dari 70 tahun itu tercatat sebagai warga di Kelurahan Borong, Kecamatan Tanralili, Maros, Sulawesi Selatan. Sudah lebih dari 10 tahun pula, suaminya meninggal dunia tanpa mewariskan harta benda kepadanya. Sementara, dua anak perempuannya juga sudah menikah.

Dengan menggunakan bahasa Makassar, Isya mengaku sering dipanggil oleh anak-anaknya, namun ia menolak dengan alasan tidak ingin merepotkan. Karena kehidupan ekonomi kedua anaknya juga tidak terlalu baik. Ia pun memilih tetap berjualan sayur di pasar tradisional.

"Saya beli sayur dari warga di sini, baru saya pergi jual di pasar. Paling banyak untungnya yah sekitar Rp 15 sampai Rp 50 ribu. Tapi kalau rugi, kadang biar modal juga habis. Saya pilih begini biar tidak merepotkan orang. Lagi pula saya masih kuat," kata nenek Isya saat ditemui, Rabu (13/6/2018).

Nenek Isya pun merasa sangat senang mendapatkan bantuan pembangunan rumah baru, apatah lagi jelang lebaran. Tak hanya rumah, beberapa perlengkapan mulai dapur hingga tenpat tidur, juga diberikan cuma-cuma ke padanya.

Bukannya nenek Isya tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat, berkas nenek ini Isya untuk bantuan sosial pembangunan rumah layak huni sudah sering disetor. Hanya saja, terkendala masalah lahan hibah yang tidak dimiliki oleh nenek malang itu.

"Sudah dapat program Rastra sama KIS. Tapi memang untuk bantuan rumah, terkendala masalah ketersediaan lahan. Aturan bantuan itu memang lahan yang ditempati harus milik pribadi minimal hibah," kata Lurah Borong, Baduddin.

"Lahan yang ditempati membangun rumah baru saat ini, milik iparnya. Dikasi izin membangun rumah baru di sini karena kasihan," sambungnya.

Rumah sederhana itu, dibangun dengan luas 5 x 7 meter dengan waktu pengerjaan hanya sekitar 4 hari oleh puluhan anggota Polres Maros dari bintara angkatan tahun 2000 DTT/SMDE. Dana pembangunan sebesar Rp 8,5 juta juga diperoleh dengan cara saweran oleh mereka.

"Prosesnya ini tidak sampai seminggu. Kami mengerjakannya selama 3 hari saja. Uang yang kami kumpulkan dari saweran. Untuk perabotan dan sisa lainnya kami peroleh juga dari letting kami di yang tugas di tempat lain," kata Ketua angkatan DTT/SMDE, Ipda Siswandi.

Penyerahan rumah baru untuk nenek Isya ini dilakukan langsung oleh Kapolres Maros, AKBP Yohannes Richard bersama pejabat Polres lainnya. Selain penyerahan rumah, beberapa warga juga diberikan bingkisan lebaran oleh Polres Maros.

The post Tinggal digubuk Reok, Jompo di Maros dibuatkan Rumah Baru oleh Polisi appeared first on Inikata.com.

Sumber: Inikata

Tinggal digubuk Reok, Jompo di Maros dibuatkan Rumah Baru oleh Polisi

Tinggal digubuk Reok, Jompo di Maros dibuatkan Rumah Baru oleh Polisi

Tinggal digubuk Reok, Jompo di Maros dibuatkan Rumah Baru oleh Polisi

Tinggal digubuk Reok, Jompo di Maros dibuatkan Rumah Baru oleh Polisi

Tinggal digubuk Reok, Jompo di Maros dibuatkan Rumah Baru oleh Polisi

Berita Populer Dari Inikata
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Rumah
rumah123
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
idnation
inipasti