0
Thumbs Up
Thumbs Down

Tolak Vaksin MR, Pemerintah Disebut Ancam Warga Rp 700 M

Republika Online
Republika Online - Fri, 13 Oct 2017 01:30
Dilihat: 69
Tolak Vaksin MR, Pemerintah Disebut Ancam Warga Rp 700 M

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah aktivis halal melakukan aundensi dengan Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) sehubungan dengan adanya ancaman terkait program imunisasi pemberian vaksin measles rubella (MR). Salah ancaman yang ditemukan yaitu masyarakat akan didenda Rp 700 miliar jika tidak mengikuti program dari Kementerian Kesehatan tersebut.

"Hari ini kami ingin menyampaikan aspirasi kepada pihak MUI untuk memberikan tindakan tegas terhadap kejadian-kejadian di lapangan terkait program vaksinasi MR jni, yang di mana kami temui ada ancaman," ujar salah satu aktivis halal dari Halal Corner, Aisha Maharani usai audensi di Gedung MUI, Jakarta Pusat, Kamis (12/10).

Ketua Halal Corner ini menuturkan, ancaman Rp 700 miliar tersebut terjadi di daerah Banten. Menurut dia, ancaman tersebut diberikan kepada masyarakat dalam bentuk pernyataan bahwa jika tidak mengikuti program imunisasi itu akan dikenakan denda.

"Kami juga ingin menyampaikan bahwa ancaman berupa Rp 700 miliar itu saya ada buktinya. Nanti saya share. Itu ancamannya dari pihak Nakes dan ada dari pihak pemerintah daerah setempat," ucapnya.

Sementara, pihak MUI menegaskan, bahwa sampai saat ini pihaknya belum mengeluarkan sertifikasi halal untuk vaksin MR. Karena, menurut dia, Kemenkes sendiri tidak punya niat yang serius untuk membahas kehalalan vaksin kontroversial ini. "Belum ada fatwa MUI tentang kehalalan vaksin MR sampai saat ini," kata Ketua Komisi Fatwa MUI, Hasanuddin AF.


Hasanuddin juga mengatakan bahwa hingga saat ini biofarma juga belum mengajukan permintaan kajian tentang vaksin MR. Mekanisme pengajuan, kata Hasanuddin, masih di proses pihak biofarma. "Jadi jelas kalau di lapangan ada isu-isu vaksin MR sudah halal itu suatu kebohongan," ucapnya.

Berita Lainnya
  • Adaro Kembangkan Pembangkit Listrik Energi Terbarukan
  • Statistik Berbicara Marquez Sulit Dibendung Jadi Juara Dunia
Berita Populer Dari Republika Online
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
gopego
Rumah
rumah123
Love Indonesia
CENTROONE
Voice of America
Hello Pet
IDGEEKS
telsetNews
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Camargus
Sehatly
Hetanews
Inikata