0
Thumbs Up
Thumbs Down

2,5 Juta Vaksin Pfizer Langsung Didistribusikan

Republika Online
Republika Online - Sun, 17 Oct 2021 20:30
Dilihat: 73
2,5 Juta Vaksin Pfizer Langsung Didistribusikan

JAKARTA -- Indonesia hari ini kedatangan vaksin tahap ke-91 berupa lebih dari 2,5 juta dosis vaksin Pfizer yang langsung didistribusikan ke tiga provinsi. Kedatangan vaksin ini merupakan upaya pemerintah menjaga stok vaksin.

"Segala upaya dilakukan pemerintah untuk menjaga stok vaksin. Lancarnya kedatangan vaksin, membuat upaya percepatan dan perluasan program vaksinasi jadi lebih optimal," kata Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, dalam siaran pers, Ahad (17/10).

Sebanyak 2.585.700 dosis vaksin jadi Pfizer datang hari ini langsung disalurkan ke Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta. Total vaksin yang masuk ke Indonesia dalam berbagai merk baik vaksin jadi maupun bahan baku sebanyak 285.076.400.

Pembelian vaksin Pfizer ini merupakan komitmen pemerintah dalam mengamankan ketersediaan dan pemerataan vaksin. Selain membeli, pemerintah juga mendapatkan bantuan atau hibah dari kerja sama bilateral dan multilateral.

Jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 107 juta orang atau 51,3 persen dari jumlah penduduk. Sementara itu, vaksin dosis kedua sudah diberikan kepada 62 juta orang atau 30 persen.

Pemerintah berharap bisa terus meningkatkan dan memperluas cakupan vaksinasi. Untuk itu, pemerintah berupaya mendistribusikan vaksin ke seluruh daerah secepat mungkin, termasuk dengan langsung mengirimkan vaksin ke daerah begitu tiba di Tanah Air.

"Ini seiring langkah pemerintah meningkatkan capaian vaksinasi di daerah-daerah. Bersamaan dengan itu, pemerintah tak lupa mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan," kata Johnny.

Selain menjamin ketersediaan stok vaksin, percepatan vaksinasi juga dilakukan dengan memberi edukasi kepada masyarakat mengenai berita tidak benar atau hoaks seputar vaksin yang banyak beredar. Menurut Johnny, di beberapa daerah, hoaks berperan memperlambat vaksinasi.

Masyarakat menjadi takut dan merasa khawatir atas efek vaksinasi yang dilebih-lebihkan dan dibesar-besarkan. "Sekali lagi pemerintah menegaskan bahwa seluruh vaksin Covid-19 yang digunakan ini aman dan berkhasiat, sudah mendapatkan izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM)," kata Johnny.


Berita Terkait
  • Kemenkes Saudi Izinkan Warga Ambil Dua Dosis Vaksin Berbeda
  • Vaksinasi Covid-19 Jemput Bola Bagi Lansia di Tegal
  • Ini Enam Strategi Pemerintah Antisipasi Gelombang 3 Covid-19
Berita Lainnya
  • 10 Pemain Arema Tumbangkan Persija
  • Harimau Sumatra Ditemukan Mati Terjerat di Bengkalis

2,5 Juta Vaksin Pfizer Langsung Didistribusikan

2,5 Juta Vaksin Pfizer Langsung Didistribusikan

2,5 Juta Vaksin Pfizer Langsung Didistribusikan

2,5 Juta Vaksin Pfizer Langsung Didistribusikan

2,5 Juta Vaksin Pfizer Langsung Didistribusikan

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya