0
Thumbs Up
Thumbs Down

5 Fakta UU Ciptaker Ciptakan Lapangan Kerja, Pengangguran Gajian Lagi

okezone
okezone - Mon, 19 Oct 2020 06:37
Dilihat: 248
5 Fakta UU Ciptaker Ciptakan Lapangan Kerja, Pengangguran Gajian Lagi

JAKARTA - Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) sejak disahkan oleh DPR terus mengundang polemik dari berbagai kalangan. Tapi legislatif dan eksekutif selalu memiliki pembelaan bahwa regulasi itu akan meningkatkan perekonomian Indonesia.

Salah satu alasan yang selalu digaungkan pemerintah adalah bahwa UU Ciptaker bisa mencetak lapangan kerja massal di Tanah Air. Terkait hal itu, Okezone sudah merangkum beberapa fakta, Jakarta, Senin (19/10/2020).

1. Menaker Minta Alasan Itu Tak Dipertentangkan

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menegaskan aspek perlindungan dan penciptaan lapangan kerja bukan dua hal yang bisa dipertentangkan dalam Undang-Undang Cipta Kerja. Pasalnya, keduanya berjalan bersama.

Baca Juga: UU Cipta Kerja Disambut Positif Pelaku Pasar, Angin Segar bagi IHSG

Menurut Ida, jika ada yang menganggap pelonggaran syarat-syarat berusaha otomatis mengurangi perlindungan pekerja, hal tersebut salah besar.

"RUU ini mencari jalan tengah dan titik keseimbangan di antara keduanya. Meskipun ada saja pihak-pihak yang bersikap menyatakan bahwa pemerintah lebih berpihak kepada pengusaha," kata Ida dalam dialog dengan Perkumpulan Pengajar dan Praktisi Hukum Ketenagakerjaan Indonesia (P3HKI) secara virtual di Jakarta, Selasa(13/10/2020).

2. Pemerintah Kerja Keras Buka Lapangan Kerja Lewat UU Ciptaker

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan pemerintah bekerja keras membuat UU Ciptaker untuk memperluas lapangan pekerjaan.

Hal ini seiring dengan disahkannya UU Ciptaker yang bakal mendatangkan investasi yang banyak di Indonesia.

"Kita membuat suatu aturan yang mana omnibus law cipta kerja. Dalam membuat aturan ini pemerintah bekerja keras dalam memperluas lapangan pekerjaan untuk masyarakat Indonesia," ujar Sri Mulyani dalam video virtual, Jumat (16/10/2020).

3. UU Cipker Akomodir Pengusaha Muda Ciptakan Lapangan Kerja

Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Eka Sastra menilai Undang-Undang (UU) Cipta Kerja sebagai kebijakan yang strategis dan sangat diperlukan untuk mendukung pertumbuhan melalui program pemulihan ekonomi, terutama pada masa pandemi seperti sekarang dan pasca Covid-19 nanti.

Menurut Eka, UU Cipta Kerja ini akan mengakomodir pengusaha muda untuk mendorong penciptaan lapangan kerja. Dia menegaskan, hal ini perlu dilakukan, melihat ada sekitar 45 juta orang butuh lapangan pekerjaan.

"Ada 45 juta orang yang belum optimal dengan pekerjaan yang ada. Nah, inilah salah satu alasan kenapa UU Cipta Kerja ini penting," tegas Eka dalam keterangan resminya, Jumat (16/10/2020)

Sumber: okezone

5 Fakta UU Ciptaker Ciptakan Lapangan Kerja, Pengangguran Gajian Lagi

5 Fakta UU Ciptaker Ciptakan Lapangan Kerja, Pengangguran Gajian Lagi

5 Fakta UU Ciptaker Ciptakan Lapangan Kerja, Pengangguran Gajian Lagi

5 Fakta UU Ciptaker Ciptakan Lapangan Kerja, Pengangguran Gajian Lagi

5 Fakta UU Ciptaker Ciptakan Lapangan Kerja, Pengangguran Gajian Lagi

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya