0
Thumbs Up
Thumbs Down

5 Makanan Khas Imlek dan Makna Filosofinya

Love Indonesia
Love Indonesia - Wed, 10 Feb 2021 13:00
Dilihat: 161
5 Makanan Khas Imlek dan Makna Filosofinya

Imlek atau disebut dengan Tahun Baru China tinggal menghitung hari. Masyarakat keturunan Tionghoa bersiap untuk merayakan hari yang spesial ini. Tidak hanya tradisi-tradisi unik yang disiapkan, melainkan makanan khas yang ada saat Perayaan Imlek.

Sebagaimana diketahui, terdapat sejumlah makanan khas Imlek yang biasanya tersedia selama perayaan. Beberapa makanan tersebut juga memiliki filosofi tertentu yang telah dipercaya secara turun-temurun.

Merangkum dari berbagai sumber, MNC Portal Indonesia, Selasa (9/2/2021) akan merangkum berbagai makanan yang biasa muncul selama perayaan Tahun Baru Imlek.

1. Kue keranjang (Nian Gao)


Mungkin bagi beberapa orang, agak sulit untuk menyebut nama makanan ini, Beberapa masyarakat awam lebih familiar dengan nama kue keranjang. Makanan ini sangat penting dalam perayaan Imlek sebab ini adalah makanan tradisional di China dan sudah ada sejak ribuan tahun

Nian gao adalah hidangan Imlek yang sangat penting dibandingkan makanan lainnya, karena dipercaya dapat merekatkan hubungan kekeluargaan. Filosofis itu tercermin tekstur nian gao yang lengket.

2. Yee Sang


Yee Sang merupakan makanan yang memiliki filosofi yang tinggi. Bagi orang awam, Yee Sang mungkin terlihat seperti salad dengan berbagai sayur beraneka warna yang diletakkan dalam sebuah piring raksasa.

Ada pula potongan ikan mentah yang ditambahkan di atas Yee Sang. Yee Sang ini merupakan tradisi melempar makanan yang kerap dilakukan etnis Tionghoa di Malaysia. Semakin tinggi mengangkatnya dengan sumpit, maka akan semakin baik. Artinya semakin banyak rejeki yang diterima.

3. Jeruk Mandarin


Jeruk mandarin memiliki warna orange yang bagus. Masyarakat China mengartikan warna orange cerah ini dianggap sebagai lambang emas yang berkonotasi pada rezeki yang berupa uang. Nama jeruk mandarin pertama muncul karena buah ini hanya disediakan untuk para pejabat di Tiongkok kuno.

Saat perayaan Imlek tiba, masyarakat Tionghoa akan membagikan makanan ke sanak keluarganya dengan maksud agar rezekinya terus bertambah. Salah satu makanan yang dibagikan adalah jeruk mandarin ini.

4. Ikan bandeng

Dalam tradisi Tionghoa, mengonsumsi ikan bandeng pada Hari Raya Imlek, dipercaya dapat mendatangkan rezeki berlimpah. Dalam bahasa Mandarin, kata 'ikan' ketika diucapkan memiliki bunyi yang sama ketika mengucapkan kata 'yu', yang berarti rezeki.

Tak hanya itu, posisi ikan bandeng saat berenang pun, selalu mengarah ke depan dan tidak pernah mundur sama sekali. Hal ini melambangkan usaha yang lancar serta keberuntungan berlimpah. Oleh sebab itu, ketika diolah dan disajikan, ikan bandeng harus tetap utuh tanpa membuang salah satu bagian tubuhnya.

5. Tiram

Tiram menjadi makanan seafood yang selalu menjadi favorit sebagian orang. Banyaknya protein dan kandungan-kandungan yang bermanfaat, membuat tiram menjadi makanan favorit untuk dikonsumsi.

Kata tiram sendiri dalam bahasa Mandarin terdengar seperti "bisnis yang baik". Maka dari itu, tiram selalu menjadi hidangan yang disajikan untuk jamuan keluarga pada saat Imlek.


Sumber: okezone
Sumber: Love Indonesia

5 Makanan Khas Imlek dan Makna Filosofinya

5 Makanan Khas Imlek dan Makna Filosofinya

5 Makanan Khas Imlek dan Makna Filosofinya

5 Makanan Khas Imlek dan Makna Filosofinya

5 Makanan Khas Imlek dan Makna Filosofinya

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya