0
Thumbs Up
Thumbs Down

80 Persen Anak Perempuan Afghanistan Putus Sekolah

Republika Online
Republika Online - Thu, 19 May 2022 13:15
Dilihat: 53
80 Persen Anak Perempuan Afghanistan Putus Sekolah

KABUL -- Sebuah analisis dilakukan oleh Save the Children dan UNICEF mengungkapkan sekitar 850 ribu gadis sekolah menengah di Afghanistan tidak dapat mengikuti kegiatan belajar-mengajar. Banyak dari mereka yang terluka dan depresi karena pemerintahnya melarang mereka mengakses hak atas pendidikan.

Dilansir dari Al Araby, Kamis (19/5/2022), hampir 80 persen anak perempuan ditolak haknya atas pendidikan di provinsi-provinsi di Afghanistan. Taliban menutup sekolah menengah untuk anak perempuan sejak mereka merebut kekuasaan pada Agustus tahun lalu.

Pemerintah Taliban sempat membuka sekolah untuk pertama kali pada akhir Maret lalu, tapi kemudian segera ditutup tanpa ada penjelasan secara rinci. Keputusan mengejutkan itu terjadi tak lama setelah pertemuan rahasia para pemimpin kelompok itu di kota Kandahar, pusat kekuatan de facto Taliban. Para pejabat terus mengklaim pendidikan anak perempuan harus sesuai dengan prinsip-prinsip Islam.

"Anak-anak perempuan benar-benar hancur ketika mereka tiba di kelas, bersemangat untuk tahun ajaran baru, (laku tiba-tiba) disuruh pulang," kata Penjabat Direktur Regional Asia Save the Children Afghanistan, Olivier Franchi.

"Pendidikan adalah urat nadi bagi semua anak, terutama anak perempuan. Tanpa itu, mereka berada pada peningkatan risiko kekerasan, pelecehan, dan eksploitasi, termasuk pernikahan dini. Tidak ada masalah administrasi, logistik atau lainnya yang mungkin dapat membenarkan kelanjutan kebijakan yang menolak akses anak perempuan ke pendidikan mereka," kata dia.

Meskipun menjanjikan versi yang lebih lembut dari rezim keras mereka sebelumnya, dari 1996 hingga 2001. Tetapi fakta di lapangan, pembatasan Taliban versi rezim keras sebelumnya mulai merangsek masuk.

Wanita secara efektif dikucilkan dari sebagian besar pekerjaan pemerintah, dan diperintahkan berpakaian sesuai dengan interpretasi ketat Alquran versi Taliban. Taliban juga memerintahkan maskapai penerbangan Afghanistan menghentikan wanita dari naik pesawat kecuali mereka dikawal oleh mahram atau kerabat pria dewasa. Taliban juga melarang wanita melakukan perjalanan solo antarkota.


Berita Terkait
  • Masjid Kabul Diserang Saat Sholat Jumat
  • Taliban Larang Pria dan Wanita Makan Bersama di Restoran
  • Kebijakan Taliban Larang Anak Perempuan Sekolah Picu Migrasi Massif ke Iran
Berita Lainnya
  • Pemkab Gorontalo Salurkan Minyak Goreng Bersubsidi Bagi UMKM
  • Emas SEA Games Indonesia Kembali Bertambah, Kali Ini dari Tim Catur Rapid Putri

80 Persen Anak Perempuan Afghanistan Putus Sekolah

80 Persen Anak Perempuan Afghanistan Putus Sekolah

80 Persen Anak Perempuan Afghanistan Putus Sekolah

80 Persen Anak Perempuan Afghanistan Putus Sekolah

80 Persen Anak Perempuan Afghanistan Putus Sekolah

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya