0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ada Vaksin Bukan Berarti Langsung Bebas Beraktivitas

Republika Online
Republika Online - Wed, 28 Oct 2020 13:05
Dilihat: 48
Ada Vaksin Bukan Berarti Langsung Bebas Beraktivitas

JAKARTA -- Juru bicara Satgas Covid-19 Reisa Broto Asmoro mengatakan, jika nanti vaksin Covid-19 ditemukan, bukan berarti masyarakat dapat langsung bebas beraktivitas. Sebab protokol pencegahan merupakan cara yang paling efektif dalam mencegah terinfeksi virus tersebut.

"Meski nanti sudah tersedia vaksin, bukan berarti kita bisa langsung bebas lepas sebebas-bebasnya tanpa menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan sekarang ini," ujar Reisa dalam diskusi yang digelar Kawan Vaksin, Rabu (28/10).

Ia menjelaskan, saat ini terdapat banyak penyakit yang sudah tersedia vaksin dan obatnya. Beberapa di antaranya adalah tuberkulosis dan polio, tetapi jumlah kasusnya masih tinggi di dunia.

"Kemudian tipes sudah ada vaksinnya, tapi harus diulang tiga tahun sekali. Sudah ada obatnya, tapi masih banyak yang sakit kalau tidak antisipasi menjaga kebersihan," ujar Reisa.

Ia tak melarang masyarakat untuk beraktivitas jika vaksin Covid-19 sudah ditemukan. Namun, ia meminta semua orang untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Perilaku hidup bersih sebagai pencegahan penularan adalah melalui 3M, inilah solusi agar kita tetap aman dari Covid-19, tapi dapat terus produktif menjalani kehidupan sehari-hari," ujar Reisa.

Sebelumnya, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga berharap vaksin Covid-19 dapat membuat masyarakat kembali hidup seperti sediakala dan bisa beraktivitas. Saat ini tahapan uji klinis masih terus dijalani untuk vaksin Covid-19 di Indonesia.

"Mudah-mudahan dengan vaksin kita kembali bisa hidup seperti sedia kala dan bisa beraktivitas sesuai dengan kehidupan kita sehari-hari selama ini," ujar Arya Sinulingga dalam akun resmi Youtube Kementerian BUMN di Jakarta, Selasa (27/10).

Arya mengajak masyarakat Indonesia untuk mendoakan dan berharap semoga uji klinis ini berhasil. Sehingga perusahaan BUMN bisa mulai memproduksi vaksin Corona serta mulai bisa disuntikkan kepada masyarakat Indonesia.

"Memang sedang proses belum menjadi produk. Tapi karena sangat penting bagi kita saat ini maka kita perlu sangat memantau tahap demi tahap yang sedang dikerjakan," katanya.



Berita Terkait
  • Penumpang Bus Diimbau Patuhi Protokol Kesehatan
  • Bulan Ini, Eijkman Uji Vaksin pada Hewan
  • Libur Panjang, Satgas Ingatkan Disiplin Protokol Kesehatan
Berita Lainnya
  • Libur Panjang, Pemesanan Kamar Hotel di Palembang Meningkat
  • Ada Vaksin Bukan Berarti Langsung Bebas Beraktivitas

Ada Vaksin Bukan Berarti Langsung Bebas Beraktivitas

Ada Vaksin Bukan Berarti Langsung Bebas Beraktivitas

Ada Vaksin Bukan Berarti Langsung Bebas Beraktivitas

Ada Vaksin Bukan Berarti Langsung Bebas Beraktivitas

Ada Vaksin Bukan Berarti Langsung Bebas Beraktivitas

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
harian pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya