0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ada Warga Minta Dibantu Cari Lahan Pengganti

Nusabali
Nusabali - Thu, 25 Nov 2021 06:22
Dilihat: 60
Ada Warga Minta Dibantu Cari Lahan PenggantiTABANAN,
Pembangunan Jalan Tol Mengwi-Gilimanuk di Kabupaten Tabanan sudah memasuki tahap konsultasi publik. Konsultasi publik yang berlangsung 22 - 29 November 2021 ini memberikan ruang waktu kepada warga yang terdampak untuk menyampaikan unek-unek. Terungkap di Kecamatan Selemadeg, sejumlah warga ingin pemerintah membantu mencarikan lahan untuk pindah rumah.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Tabanan I Wayan Sudarya, mengatakan konsultasi publik pembangunan Jalan Tol Mengwi-Gilimanuk sudah berjalan sejak 22 November. Dimulai dari Kecamatan Selemadeg Barat dan Kecamatan Selemadeg.

Kemudian 23 November di Kecamatan Kerambitan, 24 November di Kecamatan Marga, Kecamatan Tabanan, dan Kecamatan Penebel. Dan terakhir 29 November di Kecamatan Selemadeg Timur. Rentang waktu konsultasi publik untuk Kecamatan Selemadeg Timur relatif jauh karena itu sesuai dengan jadwal dari Provinsi Bali. "Konsultasi publik satu hari berlangsung di empat tempat," ucap Sudarya, Rabu (24/11).

Menurut Sudarya, dalam konsultasi publik yang dijadwalkan tersebut warga yang lahannya terdampak diberikan ruang untuk menyampaikan unek-unek hingga menyampaikan usul dan saran. Termasuk saran dan masukan yang disampaikan warga terdampak dalam sosialisasi awal ditayangkan dalam konsultasi publik. "Di tahap sosialisasi awal itu kan ada yang menyampaikan masukan dari warga yang terdampak, itu ditayangkan oleh petugas Kementerian PUPR," imbuh Sudarya.

Namun pada intinya, kata Sudarya, warga yang lahannya terdampak dari yang sudah mengikuti konsultasi publik di Kecamatan Selemadeg Barat, Selemadeg, dan Kerambitan, mereka sepakat dilaksanakan pembangunan Jalan Tol Mengwi-Gilimanuk.

Namun khusus warga terdampak yang ada di wilayah Soka, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, memang ada yang meminta pemerintah ikut membantu mencarikan lahan pengganti.

Meminta mencari lahan pengganti ini beda dengan ganti untung. Jika ganti untung begitu diberikan ganti rugi oleh pemerintah, warga yang lahannya terdampak mereka mencari lahan sendiri. Tetapi yang ini beda, mereka meminta pemerintah ikut membantu mencarikan lahan pengganti. "Jumlahnya tidak hafal berapa warga yang meminta bantuan. Hal ini masih dibicarakan oleh tim untuk mendapat jalan keluarnya," tegas Sudarya.

Sementara setelah adanya kegiatan konsultasi publik pertama ini, sesuai dengan informasi yang diterima Sudarya, jadwal berikutnya masih akan dilakukan konsultasi publik lanjutan. "Konsultasi publik yang saya dengar hanya dilakukan sampai dua kali. Saya berharap dalam hal kegiatan ini bisa berjalan lancar, dan masyarakat yang terdampak lahannya gamblang untuk mengikuti rangkaian pembangunan Jalan Tol Mengwi-Gilimanuk," tegas Sudarya. *des
Sumber: Nusabali

Ada Warga Minta Dibantu Cari Lahan Pengganti

Ada Warga Minta Dibantu Cari Lahan Pengganti

Ada Warga Minta Dibantu Cari Lahan Pengganti

Ada Warga Minta Dibantu Cari Lahan Pengganti

Ada Warga Minta Dibantu Cari Lahan Pengganti

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya