0
Thumbs Up
Thumbs Down

Al Irsyad Tolak PPN Pendidikan

Republika Online
Republika Online - Tue, 15 Jun 2021 15:07
Dilihat: 34
Al Irsyad Tolak PPN Pendidikan

JAKARTA-Pemerintah berencana mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) pada jasa pendidikan atau sekolah. Hal ini tertuang dalam revisi Undang-Undang Nomor 6 tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) yang diajukan pemerintah dan akan dibahas dengan DPR.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Al-Irsyad Al-Islamiyyah Dr Faisol Nasar bin Madi mengatakan, pendidikan bagi warga negara Indonesia bukan sekadar hak, negara telah menetapkan bahwa pendidikan dasar dan menengah adalah kewajiban bagi warga negara Indonesia. Konsekuensinya, pemerintah memiliki kewajiban untuk sepenuhnya menanggung biaya pendidikan dasar dan menengah, sambungnya.

"Hal ini selaras dengan perintah konstisusi. UUD 1945 pasal 31 mengharuskan negara menanggung pendidikan warga negaranya. Karena itulah, negara sudah lama menetapkan bahwa 20 persen APBN adalah untuk penyelenggaraan pendidikan," tegasnya, Senin (14/6).

Al Irsyad Al Islamiyyah memiliki ratusan sekolah, hingga ke pelosok tanah air, bahkan sebelum Indonesia merdeka. Bersama ormas Islam lain, sumbangsih Al Irsyad untuk memandaikan anak bangsa tidak diragukan, bahkan sejak pemerintah belum sepenuhnya bisa membangun dan menjalankan pendidikan secara baik, kata Faisol.

"Saat ini, ormas yang menjalankan pendidikan sedang mengalami kesulitan akibat Pandemi. Pemasukan dari iuran sekolah menurun drastis. Sementara biaya operasional pendidikan seperti gaji guru dan karyawan, operasional sekolah, perawatan dan pengembangan, tidak pernah turun. Jika harus membayar pajak pendidikan maka ormas pengelola pendidikan akan makin berat," tuturnya.

"Pemberlakuan pajak pendidikan akan makin menarik dunia pendidikan ke dalam sistem ekonomi liberal. Basis penyelenggaraan pendidikan tidak lagi mendidik anak-anak untuk lebih pintar dan berakhlak, karena ada kemungkinan penyelenggaraan pendidikan semata-mata hanya sebagai alat ekonomi bisnis," pungkasnya.


Berita Terkait
  • Muhammadiyah Tolak Rencana PPN Pendidikan
  • Pajak Sembako Mencekik Rakyat
  • PPN Sembako Plus 11 Jenis Jasa dan Dalih Optimalisasi Pajak
Berita Lainnya
  • Muslim Kanada: Kami Sekarang Jadi Sasaran Islamofobia
  • Agar Diet tak Gagal, Perhatikan Jam Makan Pagi Hingga Malam

Al Irsyad Tolak PPN Pendidikan

Al Irsyad Tolak PPN Pendidikan

Al Irsyad Tolak PPN Pendidikan

Al Irsyad Tolak PPN Pendidikan

Al Irsyad Tolak PPN Pendidikan

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya