0
Thumbs Up
Thumbs Down

Amarah Jokowi Meledak, Menteri Ini Pasti Diganti

genpi
genpi - Wed, 18 Nov 2020 03:33
Dilihat: 52

GenPI.co - Sejumlah menteri dan kepala lembaga ditegur oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), karena sejumlah peristiwa yang terjadi di Jakarta baru-baru ini.

Teguran tersebut dilontarkan Presiden Jokowi dalam rapat terbatas membahas laporan Komite Penanganan covid-19 di Istana Negara, Senin (16/11).

BACA JUGA: Ade Armando Bongkar Ini, Habib Rizieq Nggak Level

Para pejabat tersebut di antaranya adalah Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Idham Azis, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Presiden pun mengungkapkan keselamatan rakyat di tengah pandemi covid-19 saat ini merupakan hukum tertinggi.

Oleh sebab itu, penegakan disiplin terhadap protokol kesehatan sudah semestinya dilakukan dengan tegas.

BACA JUGA: Fadjroel Rachman dan Ali Mochtar Ngabalin Dipecat Istana?

"Saya ingin tegaskan bahwa keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi," ujar Jokowi.

Ia juga memutuskan adanya pembatasan-pembatasan sosial termasuk di dalamnya adalah pembubaran kerumunan.

Selain itu, Jokowi menjelaskan bahwa penegakan disiplin protokol kesehatan harus dilakukan karena tidak ada satu pun orang yang saat ini memiliki kekebalan terhadap virus corona dan bisa menularkan ke orang lain.

BACA JUGA: Takdir Kaya Raya, 4 Shio Panen Hoki dan Rezeki Minggu Ini

Jokowi memerintahkan Kapolri, Panglima TNI, dan Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 untuk menindak secara tegas apabila ada pihak-pihak yang melanggar pembatasan-pembatasan yang sebelumnya telah ditetapkan.

"Jadi jangan hanya sekadar imbauan, tetapi harus diikuti dengan pengawasan dan penegakan aturan secara konkret di lapangan," tuturnya.

Saat ini, kepercayaan masyarakat terhadap upaya-upaya yang dilakukan pemerintah amat diperlukan agar langkah-langkah pengendalian pandemi berjalan efektif.

"Saya juga minta kepada Menteri Dalam Negeri untuk mengingatkan, kalau perlu menegur, kepala daerah baik gubernur, bupati, maupun wali kota untuk bisa memberikan contoh-contoh yang baik kepada masyarakat, jangan malah ikut berkerumun," kata Jokowi.

Kemarahan Jokowi seakan sudah tak terbendung lagi, Jokowi pun menegaskan tidak akan menutup kemungkinan untuk merombak (reshuffle) Kabinet Indonesia Maju.

"Bisa saja (reshuffle: red), Bisa saja minggu depan, bisa saja bulan depan, bisa saja tahun depan," tegas Jokowi.

Jokowi menegaskan tidak memiliki beban apapun jika memang harus mengganti jajaran kabinetnya. Kepala negara mengaku telah memiliki dasar sendiri dalam memperhitungkan kinerja para menterinya.

"Untuk kebaikan negara, saya kira semua akan saya lakukan," Jelas Jokowi.

"Saya kira kalau memang tidak baik, saya akan bilang saya ganti. Saya masih, saya biasa bicara seperti itu," tambahnya.(*)

Jangan lewatkan video populer ini:

Sumber: genpi

Amarah Jokowi Meledak, Menteri Ini Pasti Diganti

Amarah Jokowi Meledak, Menteri Ini Pasti Diganti

Amarah Jokowi Meledak, Menteri Ini Pasti Diganti

Amarah Jokowi Meledak, Menteri Ini Pasti Diganti

Amarah Jokowi Meledak, Menteri Ini Pasti Diganti

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya