0
Thumbs Up
Thumbs Down

AP I Perketat Pintu Masuk Kedatangan Internasional

Republika Online
Republika Online - Tue, 07 Dec 2021 05:38
Dilihat: 89
AP I Perketat Pintu Masuk Kedatangan Internasional

JAKARTA -- PT Angkasa Pura (AP) I (Persero) memepeketat pintu masuk kedatangan internasional. Direktur Utama AP I Faik Fahmi mengatakan akan meningkatkan koordinasi dengan pemangku kepentingan bandara dan memperketat penerapan protokol kesehatan bagi penumpang penerbangan internasional untuk mengantisipasi masuknya varian baru Covid-19 yakni Omicron yang telah terkonfirmasi di 23 Negara.

"Angkasa Pura I akan melakukan pengetatan dan pengawasan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dan Bandara Sam Ratulangi Manado," kata Faik dalam pernyataan tertulisnya, Senin (6/12).

Faik menuturkan, koordinasi juga dilakukan bersama Imigrasi dan Satgas Covid-19 tingkat daerah. Begitu juga dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) sebagai garda terdepan pemeriksaan penumpang kedatangan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dan Bandara Sam Ratulangi Manado.

Dia menjelaskan, langkah pengetatan untuk pelaku perjalanan internasional mengacu pada regulasi yang dikeluarkan pemerintah yaitu Addendum SE Satgas Covid-19 No 23 Tahun 2021 dan SE Kemenhub 102 Tahun 2021.

Dalam peraturan tersebut Pemerintah Indonesia memutuskan untuk melakukan penutupan sementara masuknya WNA, baik secara langsung maupun transit di negara asing, yang pernah tinggal dan atau mengunjungi dalam kurun waktu 14 hari dari negara yang telah mengkonfirmasi adanya transmisi varian Omicron yaitu Afrika Selatan, Botswana dan Hong Kong, serta negara yang secara geografis berdekatan dengan negara transmisi komunitas kasus Omicron yaitu Angola, Zambia, Zimbabwe, Malawi, Mozambique, Namibia, Eswatini, dan Lesotho.

Masa karantina bagi pelaku perjalanan internasional baik WNI maupun WNA pada saat kedatangan dilakukan tes ulang RT-PCR dan diwajibkan menjalani karantina selama 10 x 24 jam. Bagi WNI dan WNA dilakukan RT-PCR kedua pada hari ke-9 karantina bagi yang melakukan karantina dengan durasi 10 x 24 jam.

Bagi WNI yang tiba dari Afrika Selatan, Botswana dan Hong Kong, Angola, Zambia, Zimbabwe, Malawi, Mozambique, Namibia, Eswatini dan Lesotho, dilakukan RT-PCR saat kedatangan, lalu karantina 14 x 24 jam. Pada hari ke-13 dilakukan RT-PCR kedua.

Faik menegaskan, Angkasa Pura I berkomitmen untuk terus melakukan penerapan protokol kesehatan dengan ketat sesuai dengan peraturan yang berlaku. "Kami berharap upaya pengetatan yang kami lakukan ini dapat mendukung upaya pemerintah mengatasi, mencegah dan mendeteksi penyebaran Covid-19 varian omicron," tutur Faik.


Berita Terkait
  • GTPP: Kasus COVID-19 di Denpasar Nihil
  • PB HMI Dorong Pemerintah Serius Kembangkan Wisata Halal
  • Cirebon Dirikan Posko Cek Poin untuk Kendalikan Covid-19
Berita Lainnya
  • Baznas Berikan Beasiswa kepada 5.000 Santri
  • Inilah Kategori Wanita yang Haram Dinikahi dari Nasabnya

AP I Perketat Pintu Masuk Kedatangan Internasional

AP I Perketat Pintu Masuk Kedatangan Internasional

AP I Perketat Pintu Masuk Kedatangan Internasional

AP I Perketat Pintu Masuk Kedatangan Internasional

AP I Perketat Pintu Masuk Kedatangan Internasional

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya