0
Thumbs Up
Thumbs Down

Apa Landasan Larang Demo Jelang Pelantikan? Polisi: Diskresi

Republika Online
Republika Online - Wed, 16 Oct 2019 14:10
Dilihat: 25
Apa Landasan Larang Demo Jelang Pelantikan? Polisi: Diskresi

JAKARTA -- Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, polisi telah memutuskan tidak mengeluarkan surat tanda terima pemberitahuan (STTP) aksi unjuk rasa jelang pelantikan presiden dan wakil presiden. Menurut Argo, keputusan itu diambil dengan menggunakan kewenangan diskresi kepolisian.

"Dengan adanya pelantikan presiden dan wakil presiden yang dihadiri oleh pimpinan negara asing dan untuk menjaga harkat dan martabat Negara Indonesia, maka Polda Metro menggunakan kewenangan diskresi kepolisian untuk tidak menerbitkan STTP unjuk rasa sesuai dengan Pasal 6 UU Nomor 9 tahun 1998 tentang penyampaian pendapat di muka umum," kata Argo saat dikonfirmasi, Rabu (16/10).

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperbolehkan masyarakat untuk menggelar aksi demonstrasi menjelang pelantikan Presiden dan Wapres. Ia menegaskan, tak ada perintah kepada Kapolri untuk melarang aksi unjuk rasa masyarakat. "Ndak ada (perintah)," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (16/10).

Presiden menegaskan, aksi demonstrasi pun dijamin oleh konstitusi. Kendati demikian, terkait adanya larangan aksi demonstrasi menjelang pelantikan Presiden, Jokowi meminta agar ditanyakan lebih lanjut ke Kapolri.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya memutuskan tidak akan menerbitkan perizinan penyampaian aspirasi (unjuk rasa) mulai Selasa (15/10) sampai Ahad (20/10). Keputusan itu diambil untuk pengamanan menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo dan Ma'ruf Amin.

"Kalau ada pihak yang mau memberitahukan terkait unjuk rasa, kami akan memberi diskresi tidak akan memberikan perizinan," ujar Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Gatot Eddy Pramono di Jakarta, Senin.

Panglima Kodam Jayakarta Mayor Jenderal TNI Eko Margiyono menambahkan, jika ada mahasiswa yang melakukan aksi di tanggal-tanggal tersebut, maka sudah dipastikan illegal.


Flori Sidebang

Berita Terkait
  • Alasan PKS Memilih tak Bertemu Jokowi
  • Edaran Mendagri: Pemda Gelar Doa untuk Pelantikan Jokowi
  • Jelang Pelantikan Presiden, 450 Polisi Siaga di Karanganyar
Berita Lainnya
  • 59 Budayawan dan Seniman dapat Penghargaan dari Kemendikbud
  • Korban Demo Akbar Alam Sempat Mengunggah Status di Instagram

Apa Landasan Larang Demo Jelang Pelantikan? Polisi: Diskresi

Apa Landasan Larang Demo Jelang Pelantikan? Polisi: Diskresi

Apa Landasan Larang Demo Jelang Pelantikan? Polisi: Diskresi

Apa Landasan Larang Demo Jelang Pelantikan? Polisi: Diskresi

Apa Landasan Larang Demo Jelang Pelantikan? Polisi: Diskresi

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya