0
Thumbs Up
Thumbs Down

Arief Poyuono akan Usul ke Prabowo Tunda Penyaringan Pilkada

Republika Online
Republika Online - Mon, 30 Mar 2020 06:25
Dilihat: 195
Arief Poyuono akan Usul ke Prabowo Tunda Penyaringan Pilkada

JAKARTA -- Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono mengusulkan agar pelaksanaan Pilkada 2020 ditunda. Penundaan ini terkait penanganan Covid-19 di Indonesia.

"Saya akan mengusulkan pada ketua umum (Prabowo Subianto) agar Partai Gerindra untuk sementara menghentikan kegiatan penyaringan bakal calon kepala daerah hingga situasi benar benar terbebas dari Covid-19," kata Arief dalam keterangannya, Ahad (29/3).

Arief juga menghimbau para kader partai Gerindra di seluruh indonesia untuk mematuhi ajakan pemerintah dalam mengatasi persoalan Covid-19. Para kader diminta membantu pemerintah dalam melakukan sosialisasi terkait pencegahan penyebaran Covid-19 dengan mengunakan media sosial seperti FB, Twitter Dan WhatsApp

Kepada KPU, Arief menilai, penyelenggara pilkada itu harus mengeluarkan surat edaran untuk melarang bakal calon kepala daerah dan tim suksesnya melakukan sosialisasi dengan mengumpulkan masyarakat. Menurut dia, kegiatan tersebut masih saja terjadi meski berbahaya.

Ia menerangkan, pelaksanaan Pilkada 2020 tentu akan melibatkan banyak orang dalam satu waktu dan lokasi sehingga hal tersebut berpotensi untuk menularkan virus corona ke orang lain. "Ini sangat membahayakan kesehatan masyarakat dan bakal calon kepala daerah, serta timnya terhadap penyebaran Covid-19 yang bisa meluas nantinya," ujar Arief.

Di samping itu, lanjut Arief, masyarakat yang daerah di tempat penyelenggaraan Pilkada 2020 juga diminta tidak hadir atau berpartisipasi dalam acara acara sosialisasi yang dilakukan bakal calon kepala daerah dan tim suksesnya. Hal ini karena masyarakat berisiko terjangkit Virus Corona nantinya.

Sebelumnya, KPU RI resmi menunda tahapan Pemilihan Kepala Daerah 2020. Keputusan itu disampaikan melalui Surat Edaran (SE) KPU nomor 8 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Keputusan KPU Nomor 179/PL.02-Kpt/01/KPU/III/2020 tentang Penundaan Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati atau Wali Kota, dan Wakil Wali Kota tahun 2020 dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Tiga tahapan yang ditunda itu, yakni pelantikan panitia pemungutan suara (PPS), verifikasi bakal pasangan calon perseorangan, serta rekrutmen petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) termasuk pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih.

Namun, penundaan tiga tahapan itu belum tentu berimbas terhadap pengunduran hari pemungutan suara. Pemungutan suara serentak di 270 daerah baik pemilihan gubernur, wali kota, maupun bupati dijadwaklan diselenggarakan pada 23 September 2020.


Berita Terkait
  • Pakar: Pemerintah Sangat Mungkin Keluarkan Perppu Pilkada
  • KSP: Pemerintah Buka Diri Terkait Terbitkan Perppu Pilkada
  • Pakar: Perppu Pilkada tak Cantumkan Waktu Pemungutan Suara
Berita Lainnya
  • Krisis Covid-19 Bisa Buat Timo Werner Bertahan di Leipzig
  • Tiga Dosa Besar 'Terakhir'

Arief Poyuono akan Usul ke Prabowo Tunda Penyaringan Pilkada

Arief Poyuono akan Usul ke Prabowo Tunda Penyaringan Pilkada

Arief Poyuono akan Usul ke Prabowo Tunda Penyaringan Pilkada

Arief Poyuono akan Usul ke Prabowo Tunda Penyaringan Pilkada

Arief Poyuono akan Usul ke Prabowo Tunda Penyaringan Pilkada

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya