0
Thumbs Up
Thumbs Down

Bahrain-UEA Damai dengan Israel, Ratusan Rakyat Palestina Berdemo

wartaekonomi
wartaekonomi - Wed, 16 Sep 2020 12:32
Dilihat: 41
Gaza

Ratusan warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki dan Jalur Gaza mengecam perjanjian normalisasi Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain dengan Israel. Mereka menggelar aksi protes di kota Nablus dan Hebron, serta puluhan lainnya menyelenggarakan aksi serupa di Ramallah.

Para pengunjuk rasa tetap mengenakan masker dan membawa spanduk bertuliskan "Pengkhianatan",

Baca Juga: Upaya Kemerdekaan Palestina Terus Didukung Arab Saudi

"Tidak untuk normalisasi dengan penjajah", dan "Perjanjian memalukan". Tak hanya itu, para demonstran menginjak-injak foto Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Raja Bahrain Hamad bin Isa Al Khalifa, dan Putra Mahkota Abu Dhabi Mohammed bin Zayed Al Nahyan sebelum dibakar.

"Perdamaian, keamanan, dan stabilitas tidak akan dicapai di kawasan itu sampai pendudukan Israel berakhir," ujar Presiden Palestina Mahmoud Abbas dilansir Aljazirah, Rabu (16/9/2020).

Komando Nasional Perlawanan Rakyat Bersatu Palestina menyerukan protes untuk menolak kesepakatan normalisasi tersebut. Dalam sebuah pernyataan, mereka menyerukan hari Jumat dianggap sebagai "hari berkabung" di mana bendera hitam dikibarkan di semua gedung, rumah, dan alun-alun.

Aktivis di media sosial meluncurkan tagar "Hari Hitam" dalam bahasa Arab untuk menandai pengakuan resmi kedua negara Teluk itu atas Israel. Juru bicara Hamas, Sami Abu Zuhri, mengatakan perjanjian Bahrain dan UEA dengan Israel tidak akan membawa perdamaian.

"Mereka akan terus menganggap pendudukan ini sebagai musuh sejati mereka," ujar Zuhri.

Salah satu pengunjuk rasa, Mohammad Mohanna, mengatakan dia menyerukan kepada UEA dan Bahrain untuk mundur dari perjanjian dengan Israel. Dia mendesak agar UEA dan Bahrain kembali mendukung kemerdekaan bagi Palestina. Mohanna berharap tidak ada lagi negara Arab yang menormalisasi hubungan dengan Zionis.

"Kami menyerukan kepada UEA dan Bahrain untuk mundur dari perjanjian dengan Israel dan kembali untuk mendukung orang-orang Palestina dengan cara yang sama seperti yang biasa kami lakukan terhadap mereka, dan kami berharap tidak ada negara Arab lain yang akan membuat kesepakatan dengan Israel," ujar Mohanna.

Seremoni penandatanganan kesepakatan normalisasi UEA, Bahrain dan Israel dilakukan di Gedung Putih pada Selasa (15/9). Seremoni ini dihadiri oleh Netanyahu serta para menteri luar negeri Bahrain dan UEA.

Presiden Donald Trump menyaksikan langsung seremoni penandatangaanan kesepakatan itu. Sekretaris komite pusat Partai Fatah, Jibril Rajoub, mengatakan apa yang terjadi hari ini di Washington adalah bentuk runtuhnya tatanan resmi Arab.

Penulis: Redaksi

Editor: Muhammad Syahrianto


Foto: REUTERS/Mohammed Salem

Sumber: wartaekonomi

Bahrain-UEA Damai dengan Israel, Ratusan Rakyat Palestina Berdemo

Bahrain-UEA Damai dengan Israel, Ratusan Rakyat Palestina Berdemo

Bahrain-UEA Damai dengan Israel, Ratusan Rakyat Palestina Berdemo

Bahrain-UEA Damai dengan Israel, Ratusan Rakyat Palestina Berdemo

Bahrain-UEA Damai dengan Israel, Ratusan Rakyat Palestina Berdemo

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya