0
Thumbs Up
Thumbs Down

Bali Siapkan Raperda Standarisasi Pariwisata

Nusabali
Nusabali - Thu, 16 Jan 2020 04:51
Dilihat: 30
Bali Siapkan Raperda Standarisasi Pariwisata
DENPASAR, .com
Dinas Pariwisata Provinsi Bali tengah merancang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Standar Penyelenggaraan Kepariwisataan Bali. Sejumlah pelaku pariwisata di bawah naungan Bali Tourism Board, tokoh pariwisata serta akademisi dilibatkan membahas hal ini dalam Forum Group Discussion (FGD) di Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Denpasar, Rabu (15/1/2020).

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Bali, I Putu Astawa, FGD merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pariwisata Bali ke depan. Baik dari sisi pelayanan, destinasi, aktivitas wisata, SDM, produk wisata, serta menghindari penurunan kuliatas industri wisata.
Nantinya dalam Perda yang dibahas di FGD tersebut akan diatur empat pilar, yakni destinasi, industri, pemasaran, dan kelembagaan. "Semua harus mengikuti standar-standar yang kita atur di dalam Perda itu meliputi produknya apa, pelayanannya seperti apa, pengelolaannya seperti apa," ucapnya.

Menurut Astawa, semua yang berkaitan dengan kepariwisataan di Bali harus memiliki standar, selanjutnya akan dituangkan dalam pasal-pasal di Perda tersebut. "Semua harus diarahkan terstandar dan semuanya nanti akan dijelaskan pada pasal-pasal di dalam Perda," ujarnya.
Ia menambahkan FGD digelar dengan harapan dapat penyempurnaan dari rancangan yang telah disusun untuk dibahas secara bersama-sama. Selanjutnya Perda akan dibahas antara eksekutif dan legislatif.

Astawa mengatakan Pemerintah Provinsi Bali ke depan tidak hanya menargetkan jumlah wisatawan. Tetapi juga mengupayakan wisatawan dapat tinggal lebih lama dan pengeluarannya pun semakin banyak. Menurutnya, para pelaku di industri ini penting untuk menentukan paket-paket tur yang akan dijual agar wisatawan betah berlama-lama melakukan kegiatan wisata di Bali. "Paket wisata apa yang bisa kita jual termasuk dalam standarisasi ini juga kita bahas," ucapnya.

Pihaknya akan mengajak pelaku industri pariwisata Bali untuk mengatur paket-paket yang menarik keinginan wisatawan menambah masa tinggal. "Sehingga wisatawan bisa tinggal lebih lama," cetusnya.

Dia menyebutkan ada banyak potensi untuk menambah masa tinggal wisatawan karena Bali memiliki aktivitas wisata yang beragam mulai dari Bali Selatan, Bali Timur, Bali Barat dan Bali Utara. "Harapannya selain jumlah lebih banyak, kualitas juga lebih tinggi secara angka, 10 sampai 15 persen peningkatan setiap tahun. Harapan tahun 2020, sekurang-kurangnya 6,5 juta wisman," harap Astawa.*has

Sumber: Nusabali

Bali Siapkan Raperda Standarisasi Pariwisata

Bali Siapkan Raperda Standarisasi Pariwisata

Bali Siapkan Raperda Standarisasi Pariwisata

Bali Siapkan Raperda Standarisasi Pariwisata

Bali Siapkan Raperda Standarisasi Pariwisata

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya