0
Thumbs Up
Thumbs Down

Banjir di Samarinda Meluas

Republika Online
Republika Online - Wed, 12 Jun 2019 15:15
Dilihat: 64
Banjir di Samarinda Meluas

JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bencana banjir di Samarinda, Kalimantan Timur sejak 6 Juni 2019 kini meluas. Kendati demikian, ketinggian air mulai surut.

Kasubdit Pengembalian Hak Pengungsi Kedeputian Penanganan Darurat BNPB Budhi Erwanto banjir yang terjadi di Samarinda akibat hujan dengan intensitas tinggi membuat meluapnya Sungai Bengkuring sejak 6 Juni 2019 kemarin. "Kemudian hingga 11 Juni 2019 pukul 21.00 WIB, banjir meluas ke wilayah Karang Mumus Ilir yaitu Wilayah Selatan Kelurahan Sempaja Timur dan Kelurahan Gunung Lingai. Rata-rata ketinggian air (TMA ) 30 - 75 cm," ujarnya saat dihubungi, Rabu (12/6).

Awalnya, dia menyebutkan, banjir terjadi di Kecamatan Samarinda Utara yaitu Kelurahan Sempaja Utara, Kelurahan Gunung Lingai, Kelurahan Sempaja Timur. Kemudian Kelurahan Temindung Permai, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kelurahan Mugirejo, Kelurahan Bandara di Kecamatan Sungai Pinang. Kemudian di Kecamatan Samarinda Ulu yaitu Kelurahan Sidodai dan Kecamatan Bukit Pinang.

Meskipun wilayah yang digenangi banjir meluas, Budhi mengklaim ketinggian air (TMA) kini mulai surut karena perlahan air bergeser ke tempat yang lebih rendah. Ini terlihat dari ketinggian air banjir yang awalnya 25-125 cm menjadi rata-rata 30-75 cm.

"Hingga kini banjir mengakibatkan sedikitnya 11.652 kepala keluarga (KK)/ 35.684 jiwa terdampak," ujarnya. Selain itu, 626 unit rumah di Kelurahan Temindung Permai terdampak. Lebih lanjut ia menyebut tim reaksi cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda melakukan pengiriman armada air, evakuasi warga yang memerlukan bantuan evakuasi dan pengiriman logistik.

Pengiriman bantuan logistik ke korban terdampak, dia menambahkan, menggunakan perahu karet. Karena itu, ia menyebut kebutuhan mendesak adalah perahu karet dan family kit.

Kejadian ini, dia menambahkan, membuat Wali Kota Samarinda telah menetapkan Status Tanggap Darurat terhitung mulai tanggal 7 Juni-13 Juni 2019.


Berita Terkait
  • Korban Banjir Samarinda Capai 30 Ribu Jiwa
  • Dompet Dhuafa Terjunkan Tim DMC ke 2 Wilayah Bencana Banjir
  • Rumah Zakat Bantu Evakuasi Banjir Samarinda
Berita Lainnya
  • Mahasiswa UM Ubah Lumpur Jadi Penyerap Logam Berbahaya
  • Ranieri Berharap yang Terbaik untuk Pelatih Roma Berikutnya

Banjir di Samarinda Meluas

Banjir di Samarinda Meluas

Banjir di Samarinda Meluas

Banjir di Samarinda Meluas

Banjir di Samarinda Meluas

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya