0
Thumbs Up
Thumbs Down

Bantah Tuduhan, Serahkan Bukti Pembelian Tanah

Nusabali
Nusabali - Wed, 08 Jul 2020 06:10
Dilihat: 43
Bantah Tuduhan, Serahkan Bukti Pembelian Tanah
Pemeriksaan ini sendiri merupakan klarifikasi atas laporan I Wayan Padma yang menuduh Joko menyerobot tanahnya seluas 1,5 are.

Dalam pemeriksaan selama 2 jam mulai pukul 11.00 Wita hingga pukul 13.00 Wita, Joko yang didampingi Tim LBH KAI Bali yang dikomando Agus Samijaya membantah seluruh tuduhan Padma dengan menyertakan bukti-bukti pembelian tanah tersebut.

Agus Samijaya menyebut tuduhan tersebut tak berdasar karena sebelum Padma mensertifikatkan tanah tersebut, Joko sudah membeli secara sah tanah tersebut dari pemilik Ketut Gede Pujiyama. "Bagaimana dituduh penyerobotan. Dia membeli secara sah pada Pujiyama jauh sebelum sertifikat atas nama Padma terbit. Tanah itu juga sudah dibangun rumah permanen serta ditempati," kata Agus Samijaya usai pemeriksaan.

Ulah Padma yang mensertifikatkan tanah tersebut juga telah dilaporkan secara resmi oleh pemilik tanah, Pujiyama ke Polda Bali beberapa waktu lalu. Pujiyama merasa tidak pernah menjual tanahnya ke Padma melainkan hanya pada Joko Sugianto tahun 2010 lalu. "Karena itu kami minta Polda menghentikan atau menunda proses hukum laporan Padma sebaliknya mempercepat laporan pemalsuan Pujiama hingga ada putusan hakim berkekuatan hukum tetap," harap Agus Samijaya.

Mantan aktivis ini menilai, laporan Pujiyama dirasa lebih penting untuk dipercepat karena dari sini akan mengungkap sah tidaknya klaim Padma atas tanah itu. Faktanya, kwitansi pembelian tanah ke Pujiyama saja diduga cacat hukum. Materai dipakai untuk kuitansi tertanggal 10 Maret 1990 senilai 6.000 (enam ribu rupiah) padahal materai tahun itu senilai 1.000 (seribu rupiah). Buku kwitansi yang dipakai pun terbitan 2000 keatas. Tanda tangan Pujiyama di kuitansi diduga juga palsu. Fakta lain keterangan penguasaan tanah pun terindikasi palsu. "Sejumlah saksi di lapangan menyebutkan tidak mengenal Padma tinggal di tanah yang dibeli Pak Joko atau menguasai tanah itu, dengan demikian klaim Padma tidak berdasar sama sekali," tegas Samijaya.

Sementara Joko Sugianto turut menegaskan telah memberikan keterangan lengkap. "Saya jelaskan beli tanah seharga Rp 150 juta dengan cara mencicil ke Pujiyama. Saya bayar pajak diawal pembelian. Tanah itu pipilnya masih utuh sehingga proses persertipikatannya cukup lama, jadi tidak benar kalo saya nyerobot tanah Padma," jelas Sugianto.

"Sejak tanah itu saya beli dan saya bangun tahun 2010 tidak ada pihak manapun yang keberatan," imbuh Sugianto. Persoalan baru muncul tahun 2019 akhir dimana Padma mengklaim sebagai pemilik tanah. Padma juga mengusir wartawan senior berambut panjang itu dari rumahnya atau membayar tanah itu lagi. *rez
Sumber: Nusabali

Bantah Tuduhan, Serahkan Bukti Pembelian Tanah

Bantah Tuduhan, Serahkan Bukti Pembelian Tanah

Bantah Tuduhan, Serahkan Bukti Pembelian Tanah

Bantah Tuduhan, Serahkan Bukti Pembelian Tanah

Bantah Tuduhan, Serahkan Bukti Pembelian Tanah

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya