0
Thumbs Up
Thumbs Down

Bantu Atasi Corona, Pengusaha ini Jual Perusahaannya

Republika Online
Republika Online - Mon, 25 May 2020 23:59
Dilihat: 42
Bantu Atasi Corona, Pengusaha ini Jual Perusahaannya

JAKARTA -- Pengusaha yang juga pengamat intelijen Suhendra Hadikuntono berniat menjual beberapa perusahaannya yang beromzet ratusan miliar rupiah. Tujuannya untuk membantu pemerintah mengatasi pandemi Covid-19.

"Prinsip saya, jika kita tidak dibutuhkan orang lain, sebenarnya kita sudah mati. Yang dibutuhkan saat ini bukan wacana, tapi aksi nyata berbuat bagi sesama," katanya, melalui pernyataan tertulisnya, di Jakarta, Senin (25/5) malam.

Beberapa perusahaan yang akan dijualnya bergerak di berbagai bidang. Di antaraya eliputi perusahaan properti, pertambangan, dan secure parking.

Perusahaan-perusahaan yang bernaung di bawah bendera Indo Sarana Group tersebut beroperasi di Jakarta dan sejumlah kota lainnya. Seperti ada di Bandung dan Cirebon (Jawa Barat), Pekalongan dan Semarang (Jawa Tengah), Surabaya (Jawa Timur), Yogyakarta dan sebagainya. Perusahaan tersebut memperkerjakan ribuan orang.

Dia mengatakan, uang hasil penjualan perusahaan-perusahaan itu nantinya bukan untuk dirinya, melainkan akan digunakan sepenuhnya untuk membeli alat pelindung diri (APD). APD itu akan disumbangkan kepada rumah sakit-rumah sakit yang membutuhkan untuk dipakai tenaga medis yang berada di garda terdepan dalam mengatasi penyebaran Corona.

"Kalau bicara dunia, tidak akan ada habisnya. Yang dibutuhkan saat ini adalah pengorbanan untuk mengatasi pandemi yang entah sampai kapan akan berlangsung. Apa yang bisa kita lakukan, sedikit-sedikit kita lakukan. Saat ini negara sedang memanggil kita semua," ungkapnya.

Mengenai rencana penjualan perusahaannya, Suhendra menegaskan semua proses take over perusahaan pasti dilakukan secara transparan dan tidak ada yang ditutup-tutupi sehingga pajaknya pun akan masuk ke kas negara. "Demi bangsa dan negara ini, nyawa pun saya berikan," tandas CEO Hadiekuntono's Institute itu.

Selain pengusaha, Suhendra juga dikenal memiliki jaringan luas di berbagai kalangan, baik dalam maupun luar negeri. Salah satunya Thailand yang memintanya menjadi juru damai konflik di Thailand Selatan.

Ia juga pernah menjadi Ketua Tim Penyelesaian Pelanggaran HAM Indonesia-Vietnam yang membebaskan 150 warga Vietnam yang sempat ditahan di Pulau Anambas gara-gara diduga melanggar perairan Indonesia. Dengan pembebasan itu, Indonesia terhindar dari pengadilan Mahkamah Internasional.


Berita Terkait
  • Pemda: Kasus Positif Covid-19 di DIY tak Bertambah
  • Wali Kota Tikep Dirujuk ke Ternate Gunakan Protokol Covid-19
  • Seorang Perawat Indonesia di Kuwait Meninggal Akibat Corona
Berita Lainnya
  • Asal Virus Corona? Salahkan Kapitalisme, Bukan China
  • Bantu Atasi Corona, Pengusaha ini Jual Perusahaannya

Bantu Atasi Corona, Pengusaha ini Jual Perusahaannya

Bantu Atasi Corona, Pengusaha ini Jual Perusahaannya

Bantu Atasi Corona, Pengusaha ini Jual Perusahaannya

Bantu Atasi Corona, Pengusaha ini Jual Perusahaannya

Bantu Atasi Corona, Pengusaha ini Jual Perusahaannya

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya