0
Thumbs Up
Thumbs Down

Bappenas: Pemindahan Ibu Kota Tingkatkan Kesempatan Kerja

Republika Online
Republika Online - Wed, 18 Sep 2019 21:10
Dilihat: 24
Bappenas: Pemindahan Ibu Kota Tingkatkan Kesempatan Kerja

JAKARTA -- Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Bappenas memprediksi, pemindahan ibu kota akan mendorong pertumbuhan lapangan kerja. Secara Pulau Kalimantan, peningkatan kesempatan kerja dapat mencapai 10,5 persen, sedangkan secara nasional satu persen.

Menteri PPN/ Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, besarnya tingkat penciptaan lapangan kerja dikarenakan pemindahan ibu kota akan banyak membutuhkan proyek infrastruktur. Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), proyek infrastruktur senilai Rp 1 triliun saja dapat menyerap 14 ribu tenaga kerja.

Sementara itu, Bambang menambahkan, proyek pemindahan ibu kota sendiri membutuhkan anggaran Rp 466 triliun. "Berarti, dampaknya akan sangat besar pada kesempatan kerja," ujarnya dalam Rapat Koordinasi Nasional Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Jakarta, Rabu (18/9).

Di sisi lain, pemindahan ibu kota diyakini dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara regional dan nasional. Bappenas memproyeksikan, ekonomi di Kalimantan Timur dapat tumbuh capai 6,8 sampai 7,6 persen, sementara di Kalimantan tumbuh 4,3 hingga 4,9 persen. Hasil akhirnya, pertumbuhan ekonomi secara nasional tumbuh 0,02 sampai 0,1 persen.

Secara umum, Bambang juga meyakini, pemindahan ibu kota bisa menjadi countercyclical untuk mengatasi potensi resesi pada tahun depan. Sebab, melalui upaya ini, pemerintah melakukan pembangunan sejumlah proyek yang mampu menggerakkan roda perekonomian.

Salah satu jalan untuk mencegah resesi adalah mendorong investasi melalui pemindahan ibu kota baru. Khususnya ke sektor properti yang disebutkan Bambang akan banyak mendapatkan proyek. Dampak berikutnya, investasi di suatu daerah dapat ikut tumbuh.


Dari simulasi Bappenas, Bambang menjelaskan, pembangunan ibu kota baru akan meningkatkan investasi riil di Kalimantan Timur sampai 50 persen. "Sementara di Pulau Kalimantan meningkat 34,5 persen dan nasional 4,7 persen," ujarnya.

Berita Terkait
  • Pemindahan Ibu Kota Dorong Pertumbuhan Investasi di Daerah
  • Menteri PPN: Pemindahan Ibu Kota Ciptakan Peluang
  • Bappenas Sebut Ibu Kota Baru Bebas Karhutla, Benarkah?
Berita Lainnya
  • IHSG Pekan Ini Berpeluang Menguat
  • Yuda Bustara Bagi Resep Saus Sambal Rumahan

Bappenas: Pemindahan Ibu Kota Tingkatkan Kesempatan Kerja

Bappenas: Pemindahan Ibu Kota Tingkatkan Kesempatan Kerja

Bappenas: Pemindahan Ibu Kota Tingkatkan Kesempatan Kerja

Bappenas: Pemindahan Ibu Kota Tingkatkan Kesempatan Kerja

Bappenas: Pemindahan Ibu Kota Tingkatkan Kesempatan Kerja

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya