0
Thumbs Up
Thumbs Down

Bawaslu RI Disorot soal Minimnya Keterwakilan Perempuan, Ini Katanya

genpi
genpi - Mon, 08 Aug 2022 23:50
Dilihat: 37
Bawaslu RI Disorot soal Minimnya Keterwakilan Perempuan, Ini Katanya

GenPI.co - Koalisi Kawal Keterwakilan Perempuan (KKKP) menyoroti kurangnya keterwakilan perempuan dalam hasil seleksi anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI di tingkat provinsi.

Peneliti Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia (Puskapol UI) Beni Telaumbanua menyebut dari total 150 orang peserta yang lolos seleksi tahapan tes kesehatan dan wawancara di 25 provinsi hanya terdapat 28 perempuan atau sekitar 18,7 persen.

Beni menjelaskan seharusnya keterwakilan perempuan minimal 30 persen dalam keanggotaan penyelenggara pemilu.

"Hal itu tertera dalam Pasal 92 Ayat 11 UU No. 7 Tahun2017 dan Pasal 5 ayat 3 Perbawaslu No. 8 Tahun 2019," ucap dia di Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Senin (8/8).

Beni menyatakan cuma enam provinsi saja yang meloloskan perempuan lebih dari 30 persen, yakni Kepulauan Riau (50 persen), Kalimantan Tengah (50 persen), Jawa Timur (50 persen), Jawa Tengah (50 persen), DKI Jakarta (33,3 persen), dan Sulawesi Barat (33,3 persen).

Berdasarkan data hasil seleksi, Beni menyampaikan terdapat 7 provinsi yang sama sekali tidak memiliki keterwakilan perempuan.

Adapun 7 provinsi itu, yakni Sulawesi Utara, Sumatra Selatan, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Maluku, dan Sumatra Barat.

Dia menyatakan ada 12 provinsi yang hanya meloloskan satu orang perempuan (16,67 persen) dari total enam peserta yang lolos pada tahap seleksi kesehatan dan wawancara untuk menjadi anggota Bawaslu RI.

Beni mengatakan bisa saja 19 provinsi itu berpotensi tidak memiliki keterwakilan perempuan.

"Oleh karena itu, Bawaslu RI harus menerapkan kebijakan afirmasi pada tahapan uji kelayakan dan kepatutan," ujarnya.

Beni juga menganggap tidak adanya keterwakilan perempuan di beberapa provinsi menjadi kemunduran demokrasi.

"Selain itu, Bawaslu RI dinilai tidak berkomitmen terhadap prinsip kesetaraan dan keadilan gender," terangnya.

Beni menyampaikan pihaknya sangat mengharapkan Bawaslu RI bisa menerapkan prinsip afirmasi dengan mengawal keterwakilan perempuan.

Dengan demikian, dia mengatakan hal yang terjadi pada saat ini dan sebelumnya tidak terulang kembali untuk seleksi anggota Bawaslu RI selanjutnya baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.(*)

Simak video berikut ini:

Sumber: genpi

Bawaslu RI Disorot soal Minimnya Keterwakilan Perempuan, Ini Katanya

Bawaslu RI Disorot soal Minimnya Keterwakilan Perempuan, Ini Katanya

Bawaslu RI Disorot soal Minimnya Keterwakilan Perempuan, Ini Katanya

Bawaslu RI Disorot soal Minimnya Keterwakilan Perempuan, Ini Katanya

Bawaslu RI Disorot soal Minimnya Keterwakilan Perempuan, Ini Katanya

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya