0
Thumbs Up
Thumbs Down

Baznas Indramayu Berdayakan 414 Majelis Taklim

Republika Online
Republika Online - Tue, 21 Jan 2020 18:57
Dilihat: 23
Baznas Indramayu Berdayakan 414 Majelis Taklim

INDRAMAYU -- Baznas Kabupaten Indramayu tengah menggalakkan pemberdayaan majelis taklim untuk pengentasan kemiskinan. Hal itu diakukan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan penghimpunan dan penyaluran zakat infaq dan shadaqah (ZIS).

''Sejak 2016 sampai dengan 2019, kami telah bekerja sama dengan 414 majelis taklim yang tersebar di Kabupaten Indramayu dalam penyaluran dan pengumpulan zakat maal dan infaq 2000,'' ujar Ketua Baznas Kabupaten Indramayu, Moh Mudor, dalam acara Rapat Pembinaan dan Evaluasi Majelis Taklim yang telah bekerjasama dengan Baznas Kabupaten Indramayu, di Ruang Ki Tinggil Setda Indramayu, Selasa (21/1).

Mudor menjelaskan, pada 2018 dan 2019, setiap majelis taklim menyalurkan dana zakat untuk modal usaha kepada 18 keluarga miskin, masing-masing sebesar Rp 300 ribu. Sedangkan total per majelis taklim sebesar Rp 5.400.000.

Menurut Mudor, keluarga miskin yang mendapatkan bantuan modal usaha, wajib mengikuti kegiatan majelis taklim. Mereka mesti mengangsur pengembalian modal usaha serta membayar infaq kepada majelis taklim dengan besaran sesuai dengan kesepakatan.

''Apabila sudah lunas, maka majelis taklim berkewajiban memberi lagi bantuan modal usaha kepada keluarga miskin lainnya,'' terang Mudor.

Selain program itu, inovasi lain yang yang dilakukan adalah majelis taklim juga menjadi unit pengumpul zakat (UPZ). Hal itu untuk zakat maal maupun infaq 2000.

Sementara itu, Plt Bupati Indramayu, Taufik Hidayat, berharap agar pemberian modal usaha bagi keluarga kurang mampu melalui majelis taklim bisa menjadi pemicu bagi penerimanya untuk terus mengembangkan usaha yang tengah digelutinya.

Bantuan itu juga dinilai bisa menjadi modal produktif sehingga masyarakat kurang mampu menjadi lebih berdaya dan mampu mengembangkan usahanya secara bertahap dengan bimbingan majelis taklim.

''Selain untuk syiar keagamaan, majelis taklim juga menjadi wadah bagi anggota yang kurang mampu untuk mengembangkan usahanya dan menjadi lebih berdaya,'' tegas Taufik.

Sementara itu, salah seorang pengurus majelis taklim dari Kecamatan Gantar, Yati, menilai, pola pengentasan kemiskinan melalui majelis taklim itu sangat bagus dan harus terus dikembangkan. Pasalnya, penerima bantuan modal itu memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan usahanya.

Yati berharap, segera dibentuk forum majelis taklim sebagai bahan evaluasi dan pembinaan berikutnya. Dengan demikian, pengentasan kemiskinan terus berkesinambungan bukan saja dari Baznas tetapi juga bisa masuk program dari instansi lainnya.


''Dengan adanya forum, mendorong orang untuk bergabung dengan majelis taklim dan bisa menjadi pembinaan keagamaan maupun ekonomi,'' kata Yati.

Berita Terkait
  • Baznas Sebut BUMN Punya Potensi Zakat Rp 6 Triliun
  • Semesta Kebajikan Zakat
  • UPZ Pabu Bersama Baznas Bekasi Bantu Korban Banjir
Berita Lainnya
  • Mantan Pejabat OMA Ditunjuk Duterte untuk Otonomi Bangsamoro
  • Gunungkidul Vaksin 11.616 Hewan Ternak

Baznas Indramayu Berdayakan 414 Majelis Taklim

Baznas Indramayu Berdayakan 414 Majelis Taklim

Baznas Indramayu Berdayakan 414 Majelis Taklim

Baznas Indramayu Berdayakan 414 Majelis Taklim

Baznas Indramayu Berdayakan 414 Majelis Taklim

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya