0
Thumbs Up
Thumbs Down

Beban RS Luar Jawa Meningkat, Ini Langkah Pemerintah

Republika Online
Republika Online - Mon, 02 Aug 2021 16:30
Dilihat: 33
Beban RS Luar Jawa Meningkat, Ini Langkah Pemerintah

JAKARTA -- Kebijakan PPKM darurat dan PPKM level 4 yang berlaku tepat satu bulan ini terakhir ini terbukti mampu menekan penularan Covid-19. Hal ini tercermin dari penurunan laju penambahan kasus harian dan berkurangnya beban rumah sakit (RS) rujukan Covid-19 di Pulau Jawa.

Sayangnya, risiko lonjakan kasus di luar Jawa justru meningkat. Tingkat keterisian rumah sakit (BOR/bed occupancy ratio) di sejumlah daerah di luar Jawa pun juga ikut naik. Meski belum ada data teranyar, namun fakta ini dibenarkan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

"Tekanan di rumah sakit terutama daerah-daerah seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, yang besar-besar, sudah kelihatan penurunan yang cukup signifikan. Kita masih melihat beberapa daerah masih belum turun, dan ada kenaikan terutama untuk di daerah luar Jawa. Tapi berdasarkan pengalaman di Jawa, kita akan segera replikasikan ke luar Jawa," ujar Menkes Budi dalam keterangan pers usai rapat terbatas bersama Presiden Jokowi, Senin (2/8).

Sistem penanganan yang kemarin sempat diterapkan di Jawa, terutama peningkatan tracing dan testing, ujar Budi, segera diaplikasikan di provinsi-provinsi luar Jawa yang mengalami lonjakan kasus dan BOR rumah sakit. Pemerintah daerah pun sudah mengantisipasi dengan menyiapkan fasilitas isolasi terpusat jika sewaktu-waktu beban RS meningkat drastis.

"Jadi bagaimana testingnya ditingkatkan, supaya cepat mengetahui siapa yang kena. kalau ada yang kena kita tingkatkan juga tempat isolasi terpusatnya agar mereka bisa diisolasi dengan cepat, tidak menularkan ke keluarganya kita konversikan kamar-kamar rumah sakit menjadi kamar-kamar covid, agar kalau nanti masuk tempatnya cukup," kata Budi.

Pemerintah juga memastikan pasokan obat-obatan untuk menunjang kesembuhan pasien Covid-19 mencukupi. Budi mengakui kalau bahan baku obat memang sempat menipis karena lonjakan permintaan hingga 12 kali dari kondisi normal. Namun masalah tersebut sudah diatasi dan bahan baku sudah mulai didatangkan.

"Insya Allah itu bisa mempersiapkan kasus-kasus yang di luar Jawa dengan mereplikasi mencontoh bagaimana kita menangani kasus ini di Jawa," kata Budi.

Per 21 Juli 2021 lalu, empat provinsi di Jawa yakni DIY, Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Timur tercatat masih memiliki BOR di atas 80 persen. Hanya Jawa Barat dan Jawa Tengah yang BOR-nya sudah turun ke bawah 80 persen. Kendati begitu, secara keseluruhan BOR di Jawa mengalami penurunan cukup dalam ketimbang puncaknya pada awal Juli lalu.



Berita Terkait
  • Menkes Sebut Kebutuhan Obat tak Bisa Dikejar dengan Produksi
  • Menkes: Kurangi Curiga dan Celaan, Ayo Bersama Atasi Pandemi
  • Menkes Optimistis Vaksinasi Covid Bisa Tembus 2 Juta Lagi
Berita Lainnya
  • Kilang Cilacap Naikkan Produksi Gasoline Standar Euro IV
  • Pertani Bakal Kembangkan Potensi Urban Farming di Solo

Beban RS Luar Jawa Meningkat, Ini Langkah Pemerintah

Beban RS Luar Jawa Meningkat, Ini Langkah Pemerintah

Beban RS Luar Jawa Meningkat, Ini Langkah Pemerintah

Beban RS Luar Jawa Meningkat, Ini Langkah Pemerintah

Beban RS Luar Jawa Meningkat, Ini Langkah Pemerintah

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya