0
Thumbs Up
Thumbs Down

Belasan Negara Keluarkan Pernyataan, Taliban Harus...

genpi
genpi - Tue, 20 Jul 2021 06:25
Dilihat: 48

GenPI.co - Lima belas misi diplomatik dan perwakilan NATO di Kabul pada Senin (19/7) sepakat mendesak Taliban menghentikan serangan militer di Afghanistan.

Pernyataan ini muncul hanya beberapa jam setelah pertemuan perdamaian di Doha, Qatar gagal menyepakati gencatan senjata.

Delegasi pemimpin senior Afghanistan bertemu dengan pemimpin politik Taliban di iDoha selama dua hari terakhir.

Namun pernyataan Taliban yang dikeluarkan pada Minggu (18/7) malam tidak menyebutkan penghentian kekerasan yang meningkat di Afghanistan.

"Iduladha ini, Taliban harus meletakkan senjata mereka untuk kebaikan dan menunjukkan kepada dunia komitmen mereka terhadap proses perdamaian," kata 15 misi dan perwakilan NATO.

Pernyataan bersama tersebut didukung oleh Australia, Kanada, Republik Ceko, Denmark, delegasi Uni Eropa, Finlandia, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Korea, Belanda, Spanyol, Swedia, Inggris dan Amerika Serikat serta perwakilan sipil senior NATO.

Selama beberapa waktu jelang perayaan Idulfitri yang lalu, Taliban telah menyerukan gencatan senjata sementara. Kelompok itu mengatakan mereka ingin membiarkan orang Afghanistan melewati hari raya dengan damai.

Kali ini tidak ada pengumuman seperti itu. Sebab Taliban dengan cepat merebut teritori Afghanistan dalam tingkat pertempuran yang hampir belum pernah terjadi sebelumnya.

Kelompok militan itu semakin berani ketika pasukan asing melakukan penarikan penuh setelah 20 tahun pertempuran.

Pernyataan pada Senin juga mengutuk pelanggaran hak, seperti upaya untuk menutup sekolah dan media di daerah yang baru-baru ini direbut oleh Taliban.

Namun yang sebelumnya, Taliban telah membantah pernyataan tersebut.

ketua dewan tinggi untuk perdamaian Afghanistan, Abdullah Abdullah, yang merupakan bagian dari pembicaraan, mengatakan pada hari Senin mengenai pertemuan dengan Taliban di Doha.

DIa mengatakan pertemuanitu membahas cara untuk mencapai penyelesaian politik untuk mengakhiri konflik.

"Kami sepakat untuk melanjutkan pembicaraan, mencari penyelesaian politik untuk krisis saat ini, menghindari korban sipil, memfasilitasi bantuan kemanusiaan & pasokan medis untuk mengatasi pandemi Covid-19," kata Abdullah di Twitter.

Sebuah pernyataan Taliban Minggu malam menambahkan bhwa Kedua belah pihak sepakat tentang perlunya ekspedisi dalam pembicaraan damai.

"Untuk menemukan solusi yang adil dan permanen untuk masalah saat ini di Afghanistan sesegera mungkin," ungkap pernyataan tersebut.

Pembicaraan damai antara Taliban dan lawan bicara Afghanistan dimulai pada September tahun lalu tetapi gagal membuat kemajuan apa pun.

Juru bicara Taliban di Doha, Mohammed Naeem, juga membantah laporan media bahwa kelompok pemberontak telah menyetujui gencatan senjata Iduladha dengan imbalan pembebasan tahanannya.(Reuters)

Video heboh hari ini:

Sumber: genpi

Belasan Negara Keluarkan Pernyataan, Taliban Harus...

Belasan Negara Keluarkan Pernyataan, Taliban Harus...

Belasan Negara Keluarkan Pernyataan, Taliban Harus...

Belasan Negara Keluarkan Pernyataan, Taliban Harus...

Belasan Negara Keluarkan Pernyataan, Taliban Harus...

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya