0
Thumbs Up
Thumbs Down

Berdagang Sembari Berdakwah, Teladan Habib Ali Kwitang

Republika Online
Republika Online - Mon, 21 Oct 2019 14:18
Dilihat: 17
Berdagang Sembari Berdakwah, Teladan Habib Ali Kwitang

JAKARTA - Sejak remaja, Habib Ali Kwitang sudah mulai berdakwah ke berbagai tempat di ibu kota. Selain itu, Habib Ali juga berdagang seperti halnya Nabi Muhammad SAW sembari membawa barang dagangannya di atas kuda, Habib Ali mulai berdagang di Pasar Tanah Abang sejak 1990.

Meskipun berdagang, Habib Ali sangat menjaga waktu shalat, sehingga ketaatan beliau itu pun diikuti oleh umat Islam lainnya yang sedang berdagang di Pasar Tanah Abang. Sekitar 10 menit sebelum shalat Zhuhur, Habib Ali langsung menutup kiosnya dan diikuti pedagang Muslim lainnya.

Dalam buku "Sumur yang tak Pernah Kering" dijelaskan bahwa setelah shalat Zhuhur, Habib Ali tidak membuka lagi kiosnya, tapi langsung berdakwah sambil berdakwah ke tempat tujuan yang telah direncanakan setiap harinya. Kondisi sepert itu diikuti para pedagang lainnya, sehingga saat itu Pasar Tanah Abang disebut sebagai Pasar Pagi Tanah Abang.

Dengan kuda kesayangannya, Habib Ali juga berdakwah ke berbagai daerah di sekitar Ibu Kota, seperti ke kampung-kampung yang ada di Bekasi, Depok, Bojong Gede, Tangerang dan sekitarnya. Semua itu dilakukan Habib Ali hingga menginjak usia 70 tahun.

Habib Ali Kwitang dikenal sangat dekat dengan berbagai kalangan, termasuk dengan seorang pengusaha Betawi bernama Haji Abdul Manaf bin Haji Muhammad Jabbar. Dia adalah sahabat sekaligus murid dari Habib Ali Kwitang. Haji Abdul Manaf juga merupakan kakek dari mantan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo.

Selain itu, Habib Ali Kwitang juga dikenal memiliki hubungan dekat dengan para ulama Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) yang bermazhab Imam Syafi'i. Habib Ali Kwitang kerap berkumpul dengan para kiai dan ulama di Kantor Nahdlatul Ulama (NU), yang saat itu masih menjadi partai.

Habib Ali dan beberapa ulama lainnya saat itu duduk di atas karpet yang digelar di Kantor Partai NU. Mereka bermusyawah untuk menjawab masalah sosial keagamaan dan kebangsaan. Habib Ali Kwitang hadir di forum itu jug untuk memenuhi undangan anak angkatnya, KH Idham Chalid, yang merupakan mantan Ketum PBNU.


Berita Terkait
  • Premanisme di Pasar Tasik Tanah Abang, 10 Orang Ditangkap
  • Polisi Tetapkan Empat Tersangka Pemalakan di Tanah Abang
  • PKL Tanah Abang Tolak Larangan MA Berjualan di Trotoar
Berita Lainnya
  • Pimpinan MPR Temui JK
  • Kegentingan Setelah UU KPK Versi Revisi Berlaku Hari Ini

Berdagang Sembari Berdakwah, Teladan Habib Ali Kwitang

Berdagang Sembari Berdakwah, Teladan Habib Ali Kwitang

Berdagang Sembari Berdakwah, Teladan Habib Ali Kwitang

Berdagang Sembari Berdakwah, Teladan Habib Ali Kwitang

Berdagang Sembari Berdakwah, Teladan Habib Ali Kwitang

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya