0
Thumbs Up
Thumbs Down

Berti Vogts: Robin Gosens Takkan Sehebat Ini Jika Masuk Akademi di Jerman

Football5star
Football5star - Tue, 22 Jun 2021 12:14
Dilihat: 143

Football5Star.com, Indonesia - Pelatih kawakan Jerman, Berti Vogts, bersyukur melihat kilau Robin Gosens saat timnas Jerman menggasak Portugal. Vogts menilai performa apik pemain Atalanta tersebut jadi tamparan telak bagi DFB dalam pembinaan usia dini. Dia pun berharap pihak terkait mampu memetik pelajaran berharga.

Robin Gosens adalah pemain yang unik. Lahir dari ibu berdarah Jerman dan ayah berdarah Belanda, dia tak mencicipi sistem usia dini Jerman. Pada umur 18 tahun, dia malah bergabung dengan akademi Vitesse Arnhem di Belanda. Dari situ, dia tak pernah lagi menjajal sepak bola Jerman hingga sekarang.

Vogts sudah lama geram melihat sistem pembinaan usia dini di Jerman yang menurutnya salah arah. Begitu melihat Robin Gosens memukau, dia girang bukan kepalang. "Saya senang karena dapat menggunakan Gosens sebagai contoh untuk membahas topik yang sudah lama ada di benak saya," kata dia seperti dikutip Football5Star.com dari kolomnya laman T-Online.

1 goal
2 assists

Robin #Gosens is #PORGER's Star of the Match #DieMannschaft #GER #EURO2020 pic.twitter.com/4vrgRCXx7Y

- Germany (@DFB_Team_EN) June 19, 2021

Vogts lantas mengungkapkan unek-uneknya. "Gosens tak pernah bermain di akademi dan menemukan jalannya ke sepak bola profesional dengan jalur memutar. Puji Tuhan. Saya bersyukur sekali karena akademi klub-klub Bundesliga dan DFB selama bertahun-tahun hanyalah duri bagi saya," urai pria berumur 74 tahun itu.

Lebih lanjut, Vogts menekankan soal pengembangan talenta secara individual. "Mereka tak mendorong talenta individual. Mereka hanya membawa sejumlah pemain muda pada level yang sama. Sungguh omong kosong! Kami tak butuh robot. Kami butuh orang-orang istimewa!" kata dia.

Vogts menambahkan, "Setiap orang punya talenta unik dan harus didorong secara personal. Di sinilah kami sudah sangat lama salah jalan. Saya yakin, jika masuk pusat pelatihan pemain muda di sini pada umur 14 tahun, Gosens tak akan seperti sekarang. Dia tak akan dielu-elukan setelah laga lawan Portugal. Bahkan mungkin dia tak ada di tim. Direktur akademi mungkin akan mengatakan tekniknya buruk, terlalu kurus atau performa akademiknya jelek."

Berti Vogts Ingin DFB Buka Mata

Berti Vogts menegaskan, untuk memiliki tim yang kuat, Jerman harus mampu menelurkan orang-orang istimewa seperti Robin Gosens. Dia mengatakan, sudah banyak contoh seperti pemain Atalanta itu pada masa lalu. Salah satunya adalah dirinya sendiri.

"Saya bergabung dengan Gladbach saat berumur 18 tahun dan tak pernah bermain di tim distrik karean pelatih di sana mengatakan saya terlalu kecil. Namun, saya tetap saja bisa jadi pemain nasional. Kami semua mengambil jalur pribadi. (Franz) Beckenbauer, (Gunter) Netzer, (Lothar) Matthaeus, dan saya. Apakah itu buruk bagi kami? Sebaliknya. Kami justru berkembang bukan hanya sebagai pesepak bola, melainkan juga sebagai pribadi manusia," kata Vogts.

Robin Gosens en Mo Hamdaoui komend seizoen verhuurd aan promovendus @fcdordrechtnl http://t.co/nBpTNa6iSb #Vitesse pic.twitter.com/jqsGxAMIjy

- Vitesse (@MijnVitesse) May 29, 2014

Pada diri Robin Gosens, Berti Vogts kembali menemukan sosok itu. "Cara Gosens bermain sepak bola sangat istimewa karena pada saat junior tak pernah diperintah untuk jadi seperti para pemain muda lainnya. Gosens berkembang sesuai jalannya. Itulah satu-satunya jalan yang tepat," ucap pelatih yang membawa timnas Jerman juara EURO 1996 itu.


Berti Vogts kini punya harapan besar. Dia sangat berharap Robin Gosens mampu menampar DFB dan membuka mata mereka. "Baguslah Oliver Bierhoff yang bertanggung jawab soal akademi DFB melihat langsung Gosens di stadion di Munich. Kasus Gosens harusnya jadi sinyal alarm tambahan bagi DFB," kata dia lagi.

Sumber: Football5star

Berti Vogts: Robin Gosens Takkan Sehebat Ini Jika Masuk Akademi di Jerman

Berti Vogts: Robin Gosens Takkan Sehebat Ini Jika Masuk Akademi di Jerman

Berti Vogts: Robin Gosens Takkan Sehebat Ini Jika Masuk Akademi di Jerman

Berti Vogts: Robin Gosens Takkan Sehebat Ini Jika Masuk Akademi di Jerman

Berti Vogts: Robin Gosens Takkan Sehebat Ini Jika Masuk Akademi di Jerman

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya