0
Thumbs Up
Thumbs Down

BI Dukung BUMN Diversifikasi Utang RI dengan Mata Uang Selain Dolar

okezone
okezone - Sun, 02 Oct 2022 12:01
Dilihat: 56
BI Dukung BUMN Diversifikasi Utang RI dengan Mata Uang Selain Dolar

BALI - Bank Indonesia (BI) mendukung wacana diversifikasi Utang Luar Negeri (ULN) dalam mata uang selain dolar. Hal ini seiring dengan pelemahan Rupiah dikhawatirkan berdampak pada ULN.

"Utang swasta banyak yang jangka panjang dan juga di hedging, tapi kalau BUMN ingin diversifikasi itu langkah bagus," ucapnya di Bali, Minggu (2/10/2022).

Sebelumnya, Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury mencatat pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS memang berpotensi berdampak pada kinerja PLN dan Pertamina.

BACA JUGA:Pelemahan Rupiah Ancam Utang Perusahaan Swasta?


"Terkait mengenai hedging, memang dua BUMN yang memiliki posisi yang kalau terjadi depresiasi itu menyebabkan adanya potensi effect losses itu adalah Pertamina dan juga PLN, sebagai dua BUMN yang memang memiliki posisi kewajiban dalam US dolar memang cukup tinggi," ungkap Pahala.

Sumber: okezone

BI Dukung BUMN Diversifikasi Utang RI dengan Mata Uang Selain Dolar

BI Dukung BUMN Diversifikasi Utang RI dengan Mata Uang Selain Dolar

BI Dukung BUMN Diversifikasi Utang RI dengan Mata Uang Selain Dolar

BI Dukung BUMN Diversifikasi Utang RI dengan Mata Uang Selain Dolar

BI Dukung BUMN Diversifikasi Utang RI dengan Mata Uang Selain Dolar

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya