0
Thumbs Up
Thumbs Down

Bill Gates Akui Sering Bikin Karyawan Tertekan saat Masih Rintis Microsoft

wartaekonomi
wartaekonomi - Fri, 11 Sep 2020 13:16
Dilihat: 22
Jakarta

Bill Gates telah berusaha keras dalam mendirikan Microsoft sebagai salah satu perusahaan paling berharga di dunia. Namun di antara kerja kerasnya, ia kerap memberikan tekanan kepada karyawannya.

Bill Gates dikenal sebagai sosok yang menekan karyawan hingga ambang batasnya selama masa jabatannya di Microsoft. Dalam sebuah wawancara yang dikutip dari CNBC Make It di Jakarta, Jumat (11/9/2020) Bill Gates mengakui bahwa etos kerjanya yang kuat sering membuat tekanan sangat keras ataskesalahan karyawannya.

Baca Juga: Bukan Bill Gates, Ini Miliarder yang Paling Banyak Beramal!

"Saya jelas bukan seorang yang manis ketika saya menjalankan Microsoft," ujar Gates memberitahu pembawa acara podcast, Dax Shepard dalam wawancara.

Faktanya, Gates menaruh ekspektasi tinggi terhadap para kolega dan karyawannya sehingga sikapnya terkadang kasar saat masih menjadi CEO Microsoft.

"Saya tidak pernah meminta [karyawan Microsoft] untuk bekerja lebih keras, atau lebih keras dalam kesalahan mereka, daripada saya sendiri," kata Gates.

Jika ada karyawan yang merasa tidak dapat berkembang dalam lingkungan yang diberikan Gates, Gates mempersilakan karyawan itu untuk keluar dari Microsoft.

Gates dikenal memiliki temperamen buruk saat masih merintis Microsoft, yang ia luncurkan bersama Paul Allen pada tahun 1975. Gates dikenal sering mengirim memberikan kritik dan sarkas yang tajam. Bahkan para karyawannya menamai email dari Gates sebagai surat api.

Kata-kata Bill Gates pun sangat tajam dengan mengatakan bahwa kode-kode yang ditulis adalah kode terbodoh yang pernah ada. Banyak karyawan yang merasa tertekan bekerja bersama Gates. Gates pun sepenuhnya mengakui itu.

"Saat saya di Microsoft, saya bersikap keras pada orang yang bekerja dengan saya. Beberapa di antaranya membantu kami menjadi sukses, tetapi saya yakin beberapa di antaranya berlebihan," tulis Gates pada tahun 2019.

Gates mengakui bahwa ia terlalu mendorong karyawannya sekeras ia mendorong dirinya sendiri. Terlebih lagi, Gates mengatakan dia juga mencoba memastikan karyawannya menghormati pekerjaan mereka.

"Alasan Anda di sini adalah karena Anda luar biasa, jadi jangan bingung ketika kita sangat bekerja keras," katanya. "Kami adalah satu tim dan kami berada di sini bersama-sama." tambah Gates lagi.

Setelah pensiun dari Microsoft, Gates merasa sudah tak sekeras seperti dulu lagi.

"Sekarang saya sudah lebih tua, saya pikir saya lebih halus dalam memotivasi orang tanpa harus memaksakan diri," kata Gates, yang saat ini menghabiskan sebagian besar waktunya bekerja dengan Bill & Melinda Gates Foundation.

Ketika Gates mendirikan Microsoft, dia mengakui bahwa ia masih muda dan tidak memiliki banyak hal lain dalam hidupnya selain membangun perusahaan.

Penulis/Editor: Fajria Anindya Utami


Foto: Reuters.

Sumber: wartaekonomi

Bill Gates Akui Sering Bikin Karyawan Tertekan saat Masih Rintis Microsoft

Bill Gates Akui Sering Bikin Karyawan Tertekan saat Masih Rintis Microsoft

Bill Gates Akui Sering Bikin Karyawan Tertekan saat Masih Rintis Microsoft

Bill Gates Akui Sering Bikin Karyawan Tertekan saat Masih Rintis Microsoft

Bill Gates Akui Sering Bikin Karyawan Tertekan saat Masih Rintis Microsoft

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya