0
Thumbs Up
Thumbs Down

Bintang Betelgeuse Kembali Bersinar Setelah Meredup Ekstrem

Republika Online
Republika Online - Thu, 26 Mar 2020 11:21
Dilihat: 29
Bintang Betelgeuse Kembali Bersinar Setelah Meredup Ekstrem

PENSYLVANIA -- Bintang Betelgeuse kembali cerah setelah periode peredupan yang ekstrem. Bintang ini mencapai kecerahan terukur minimum pada sekitar 7-13 Februari 2020. Kecerahannya jatuh lebih rendah dari mag. +1.6 atau sepertiga dari kecerahan normalnya.

Bintang adalah benda langit yang kecerahannya berfluktuasi sesuai dengan pola 430 hari. Tetapi pada bulan Desember 2019, bintang mulai turun ke level terendah yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Karena supergiant merah, Betelgeuse diperkirakan akan menjadi supernova di masa depan. Sementara beberapa astronom memperkirakan redupnya bintang bisa menjadi tanda ledakan yang akan terjadi. Bintang itu diperkirakan tidak akan mati untuk sekitar 100 ribu tahun ke depan.

Sebaliknya tampak bahwa dua siklus peredupan dan pencerahan berbaris untuk menciptakan cahaya rendah yang tidak biasa.

Dengan menggunakan pola-pola ini, para astronom dari Universitas Villanova meramalkan bintang itu akan bangkit kembali dalam waktu sepekan pada tanggal 21 Februari, sesuai dengan pemulihan yang diamati.

"Bintang itu telah berhenti meredup dan mulai perlahan mencerahkan. Jadi, episode 'redup' ini sudah berakhir."kata Edward Guinan dari Universitas Villanova, dilansir di Sky at Night, Kamis (26/3).

Tidak semua astronom meyakini hal tersebut. Sebuah makalah karya Emily Levesque dari University of Washington mengamati suhu bintang. Dari hasil pengamatannya menunjukkan perubahan mendasar ke Betelgeuse. Dan ini bukan satu-satunya bukti pergeseran bintang.

Pada bulan Desember 2019, Teleskop Sangat Besar ESO di Chili mengamati debu di sekitarnya berbeda dengan pengamatan yang dilakukan pada Januari 2019.

"Dua skenario yang sedang kami kerjakan adalah pendinginan permukaan karena aktivitas bintang yang luar biasa atau lontaran debu ke arah kami," kata Miguel Montargs, dari KU Leuven, yang melakukan pengamatan.

Menurutnya, pengetahuan kita tentang supergiant merah masih belum lengkap dan ini masih dalam proses. Jadi, kejutan masih bisa terjadi.

"Lingkup terbesar di dunia jarang melihat sesuatu yang seterang Betelgeuse! Hasilnya menakjubkan dan menarik, tetapi mereka mungkin tidak terjadi tanpa kontribusi ribuan pengamat amatir, menggunakan mata telanjang," kata astronom Prof Chris Lintott.

Menurut Lintott, ketika bintang itu memudar, ada perdebatan tentang betapa tidak biasa perilakunya. Jawabannya datang dari American Association of Variable Star Observers (AAVSO). Pengamatan Betelgeuse merentang kembali ke abad ke-19.

Bintang merah seperti Betelgeuse tidak mudah dipantau, dan sangat terang sehingga tidak ada bintang perbandingan yang baik di dekatnya.


"Tetapi, berkat karya AAVSO, para astronom telah bergerak cepat untuk menyelidiki penurunan ini," katanya.

Berita Terkait
  • Infografis- Betelgeuse, Bintang yang Cahayanya Makin Meredup
  • Betelgeuse, Warisan Gemilang Islam yang Meredup
  • Astronom Terus Amati 'Keanehan' Bintang Betelgeuse
Berita Lainnya
  • Krisis Covid-19 Bisa Buat Timo Werner Bertahan di Leipzig
  • Tiga Dosa Besar 'Terakhir'

Bintang Betelgeuse Kembali Bersinar Setelah Meredup Ekstrem

Bintang Betelgeuse Kembali Bersinar Setelah Meredup Ekstrem

Bintang Betelgeuse Kembali Bersinar Setelah Meredup Ekstrem

Bintang Betelgeuse Kembali Bersinar Setelah Meredup Ekstrem

Bintang Betelgeuse Kembali Bersinar Setelah Meredup Ekstrem

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya