0
Thumbs Up
Thumbs Down

Bio Farma: 90% Bahan Baku Obat Nasional Masih Impor

wartaekonomi
wartaekonomi - Thu, 17 Sep 2020 15:05
Dilihat: 40
Jakarta

Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir, mengungkapkan bahwa 90% bahan active pharmacentical ingredients berasal dari impor. Honesti menyampaikan, hal ini disebabkan karakteristik industri farmasi nasional yang belum dapat diatasi oleh pelaku usaha nasional.

"Industri farmasi nasional memiliki ketergantungan yang tinggi kepada produk-produk impor, khususnya produk farmasi terhulu. Impor bahan baku obat Indonesia mencapai lebih dari 90% dari total kebutuhan nasional," ujar Honesti dalam orasi ilmiahnya di Dies Natalis Fakultas Kedokteran Unpad, Kamis (17/9/2020).

Baca Juga: Bio Farma dan Sinovac Siap Diproduksi 40 Juta Vaksin Covid-19

Honesti menjelaskan, untuk menanggulangi hal tersebut, tentunya semua pemangku kepentingan harus berkolaborasi untuk dapat memunculkan terobosan yang dapat mendorong stimulus perkembangan industri nasional. Honesti mengutarakan, 90 persen bahan yang diimpor adalah untuk industri farmasi yang bergerak terhilir, yaitu formulasi, manufakturing, dan industri.

"Selama ada dukungan regulasi industri farmasi, diharapkan farmasi dapat berkembang dan bergerak dari hulu ke hilir di masa depan," ucap Honesti.

Selain itu, Honesti juga menyoroti perubahan model bisnis farmasi di masa pandemi Covid-19. Dirinya mengungkapkan, bisnis farmasi saat ini fokus kepada produk multivitamin dan higienitas.

"Sebagai contoh, kita bisa melihat konsumsi atas produk-produk tersebut meningkat, terutama untuk obat-obat yang melakukan fungsi booster imun. Konsumsi alat kesehatan pun meningkat khususnya masker, hand sanitizer, dan disinfektan," kata Honesti.

Meskipun begitu, di sisi lain terjadi penurunan dari obat yang diresepkan, disebabkan pembatasan di daerah terkait stok selama pandemi, khususnya untuk obat-obat impor.

"Covid juga mendorong percepatan digitalisasi di berbagai industri. Industri didorong untuk melakukan transformasi model agar makin lincah. Telemedicine dan telehealth berkembang dengan cepat, juga big data analysist terkait data konsumen dan low economy cost," ujar Honesti.

Penulis: Mochamad Rizky Fauzan

Editor: Puri Mei Setyaningrum


Foto: Bio Farma

Sumber: wartaekonomi

Bio Farma: 90% Bahan Baku Obat Nasional Masih Impor

Bio Farma: 90% Bahan Baku Obat Nasional Masih Impor

Bio Farma: 90% Bahan Baku Obat Nasional Masih Impor

Bio Farma: 90% Bahan Baku Obat Nasional Masih Impor

Bio Farma: 90% Bahan Baku Obat Nasional Masih Impor

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya