0
Thumbs Up
Thumbs Down

BKKBN: Persiapan Berkeluarga Perlu Dimulai Sejak Remaja

Republika Online
Republika Online - Fri, 01 Jul 2022 03:05
Dilihat: 47
BKKBN: Persiapan Berkeluarga Perlu Dimulai Sejak Remaja

JAKARTA -- Direktur Bina Keluarga Balita dan Anak Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Irma Ardiana mengatakan, persiapan untuk berkeluarga perlu dimulai sejak seseorang memasuki usia remaja.

"Boleh dikatakan, persiapan perlu dimulai sejak remaja. Artinya, dalam hal untuk kesehatan biologisnya," kata Irma.

Saat kesehatan reproduksi telah siap maka kelak mereka akan bisa menghasilkan anak-anak yang tumbuh kembangnya sesuai dengan tolok ukur yang ada.

Irma menjelaskan, BKKBN memiliki program penyiapan kehidupan berkeluarga bagi para generasi muda yang disebut sebagai salam Genre atau Generasi Berencana. Program tersebut, kata Irma, berupaya menyemangati mereka untuk tidak melakukan seks bebas, tidak menikah dini, dan tidak menggunakan narkoba.

"Ini adalah semacam gerakan ajakan dan kita juga membangun semacam pola komunikasi antara remaja dan orang tuanya," imbuh Irma.

Selanjutnya, Irma mengatakan, persiapan berkeluarga semakin penting saat seseorang sudah menjadi calon pengantin. Pada tahapan ini, pasangan calon pengantin perlu mendapatkan pembekalan yang lebih intensif, termasuk bagaimana mereka merencanakan kehidupan berkeluarganya.

Selain itu, lanjut Irma, ada delapan konsep fungsi keluarga yang perlu dipahami yakni fungsi reproduksi, kasih sayang, proteksi, keagamaan, sosial budaya, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, dan pembinaan lingkungan. "Kita sangat meyakini bahwa keluarga ini adalah tempat pertama dan utama dalam hal termasuk pendidikan untuk anak dan pengasuhan. Pola asuh yang tepat dari orang tua akan dapat membentuk anak yang hebat dan berkualitas di masa depan," ujar Irma.

"Sehingga, kita harapkan mereka yang ingin berkeluarga ini memahami dulu kira-kira apa sih nanti peran yang mereka jalankan baik sebagai ayah, suami, istri, maupun ibu," lanjutnya.

Irma menambahkan, delapan fungsi keluarga tersebut ditanamkan oleh BKKBN dalam berbagai program yang menyasar balita, remaja, bahkan lansia sekalipun. "Di balita sendiri, kita punya program di 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), kemudian ada juga program edukasi, program di mana kita punya kelembagaan di desa untuk memberikan pengetahuan dan pendampingan kepada keluarga agar mereka bisa memperhatikan pertumbuhan dan perkembangan anak," imbuhnya.

Berita Terkait
  • Bantul akan Kuatkan Program Pemberdayaan di Level Keluarga
  • 5 Alasan Mengapa Islam Larang Zina dan Segala Perbuatan Pemicunya
  • RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak, KPPRI Serap Aspirasi Masyarakat
Berita Lainnya
  • China Balik Tuding NATO Jadi Tantangan Perdamaian dan Stabilitas Dunia
  • Pemkot Pekalongan Dorong Pelaku Usaha Lapor Berkala Izin Usaha

BKKBN: Persiapan Berkeluarga Perlu Dimulai Sejak Remaja

BKKBN: Persiapan Berkeluarga Perlu Dimulai Sejak Remaja

BKKBN: Persiapan Berkeluarga Perlu Dimulai Sejak Remaja

BKKBN: Persiapan Berkeluarga Perlu Dimulai Sejak Remaja

BKKBN: Persiapan Berkeluarga Perlu Dimulai Sejak Remaja

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya