0
Thumbs Up
Thumbs Down

BMKG Ingatkan Bahaya Gelombang Tinggi di Laut Selatan

Republika Online
Republika Online - Mon, 17 Feb 2020 16:39
Dilihat: 33
BMKG Ingatkan Bahaya Gelombang Tinggi di Laut Selatan

CILACAP -- Selama beberapa hari ke depan, pelaku aktivitas kelautan di Laut Selatan Jawa agar lebih meningkatkan kewaspadaan. Bukan hanya kalangan nelayan yang menggunakan perahu kecil, melainkan juga kalangan pelayaran kapal berukuran menengah.

Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, memperkirakan selama empat hari ke depan, gelombang laut setinggi 2,5 - 4,0 meter berpotensi terjadi di laut selatan Jawa."Kami sudah mengeluarkan peringatan dini mengenai kondisi gelombang laut selatan. Potensi gelombang tingga ini akan terjadi mulai Senin (17/2) ini hingga Kamis (20/2)," kata peneliti cuaca BMKG Feriharti Nugrohowati, Senin (17/2).

Potensi gelombang tinggi ini, antara lain terjadi di perairan selatan Jawa Barat mulai dari Perairan Sukabumi, Garut, Pangandaran, Cilacap, Kebumen, Purworejo, hingga perairan selatan DIY. "Gelombang laut setinggi 2,5-4,0 meter ini dipengaruhi oleh kecepatan angin yang bertiup dari utara ke timur Laut dengan kecepatan 5-25 knot," katanya.

Kondisi serupa, menurutnya terjadi di hampir seluruh perairan selatan Indonesia. Namun kecepatan angin tertinggi, terpantau di Laut Natuna, Laut Jawa, Laut Flores, Laut Banda, Laut Arafuru. "Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut," katanya.

Terkait kondisi ini, dia meminta agar seluruh nelayan di selatan Jawa, agar lebih waspada saat melaut untuk mencari ikan. Dia meminta agar para nelayan lebih memperhatikan kecepatan angin saat sedang melaut.

"Sebaiknya, selama empat ke hari ke depan agar tidak melaut dulu. Bila memang tatap melaut, agar lebih memperhatikan kecepatan angin. Bila angin bertiup agar kencang agar segera menepi," katanya.

Demikian pada warga masyarakat yang beraktivitas di pantai, agar tidak bermain air laut. "Wisatawan atau warga sekitar pantai, sebaiknya tidak mandi-mandi di laut," katanya. Gelombang setinggi 4 meter, sangat membahayakan hampir semua jenis kapal dan perahu. Baik kapal nelayan kecil, tongkang, kapal ferry, maupun kapal besar, memiliki resiko tinggi bila tetap melaut dalam kondisi gelombang laut setinggi itu.


Berita Terkait
  • BMKG Ingatkan Nelayan Nunukan Waspadai Angin Kencang
  • Wisatawan Diminta Waspada Gelombang Tinggi Selatan Yogya
  • BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan
Berita Lainnya
  • Thailand Temukan Enam Kasus Baru Virus Corona
  • Arena Bermain di IBF 2020 Bisa Tampung 400 Anak

BMKG Ingatkan Bahaya Gelombang Tinggi di Laut Selatan

BMKG Ingatkan Bahaya Gelombang Tinggi di Laut Selatan

BMKG Ingatkan Bahaya Gelombang Tinggi di Laut Selatan

BMKG Ingatkan Bahaya Gelombang Tinggi di Laut Selatan

BMKG Ingatkan Bahaya Gelombang Tinggi di Laut Selatan

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya