0
Thumbs Up
Thumbs Down

Breaking News!! Sriwijaya Air dan Lion Air Diharamkan Masuk Wilayah Wuhan

wartaekonomi
wartaekonomi - Fri, 24 Jan 2020 12:12
Dilihat: 37
Jakarta

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Polana B Pramesti, meminta maskapai penerbangan Indonesia untuk tidak terbang dari dan menuju Kota Wuhan, China. Ia mengatakan hal tersebut sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus corona ke Indonesia.

Diketahui juga terdapat dua maskapai penerbangan nasional yang memiliki rute penerbangan ke Kota Wuhan, yaitu Sriwijaya Air dan Lion Air.

"Kami telah melakukan koordinasi intensif kepada seluruh maskapai penerbangan di Indonesia untuk mengantisipasi kemungkinan penyebaran virus pneumonia masuk ke Indonesia melalui aktivitas penerbangan," katanya dalam keterangan resmi, Jumat (24/1/20).

Baca Juga: India dan China Dominasi 20 Kota Paling Dinamis di Dunia

Baca Juga: Bertambah, Virus Korona di China Sudah Tewaskan 25 Orang

Dalam NOTAM G0108/20, dijelaskan bahwa Bandar Udara Internasional Wuhan Tianhe tidak dapat dioperasikan. Bantara itu hanya bisa dipakai untuk penerbangan kondisi darurat mulai 23 Januari pukul 11.00 UTC (18.00 WIB) sampai 02 Februari pukul 15.59 UTC (22.59 WIB). Dengan begitu, penerbangan dari Indonesia menuju kota Wuhan akan dialihkan ke kota lain di China.

Pemerintah Indonesia sendiri melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara telah mengeluarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Udara

Surat dengan nomor SE.001/DKP/I/2020 tanggal 20 Januari 2020 itu memuat beberapa perintah kepada maskapai sebagai berikut:

1. Melengkapi Kartu general declaration (Gendec) untuk diberikan kepada petugas karantina kesehatan di bandara kedatangan;

2. Melaporkan kepada petugas lalu lintas udara yang bertugas (oleh PIC) apabila terdapat orang/ penumpang yang diduga terpapar karena terjangkit di pesawat udara;

3. Memberikan kartu kewaspadaan kesehatan (alert card) sebelum kedatangan (untuk penerbangan yang berasal dari negara terjangkit) kepada penumpang, dan memastikan kepada penumpang untuk lapor kepada petugas apabila dirinya merasa ada kecurigaan tertular penyakit.

4. Memberikan pengumuman di dalam pesawat (on board) agar penumpang melaporkan kepada petugas KKP pada saat kedatangan bila berasal atau pernah singgah di negara terjangkit.

Selanjutnya, Ia juga memerintahkan kepada operator penerbangan untuk terus meningkatkan pengawasan di terminal kedatangan internasional. Dia menyerukan agar terus dilakukan koordinasi dengan seluruh stakeholder penerbangan untuk mengantisipasi menyebarnya virus ini melalui jalur penerbangan.

"Keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan merupakan tanggung jawab kita bersama," tutupnya.

Penulis: ***

Editor: Vicky Fadil


Foto: Muhammad Iqbal

Sumber: wartaekonomi

Breaking News!! Sriwijaya Air dan Lion Air Diharamkan Masuk Wilayah Wuhan

Breaking News!! Sriwijaya Air dan Lion Air Diharamkan Masuk Wilayah Wuhan

Breaking News!! Sriwijaya Air dan Lion Air Diharamkan Masuk Wilayah Wuhan

Breaking News!! Sriwijaya Air dan Lion Air Diharamkan Masuk Wilayah Wuhan

Breaking News!! Sriwijaya Air dan Lion Air Diharamkan Masuk Wilayah Wuhan

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya