0
Thumbs Up
Thumbs Down

BTB Prediksi 1,5 Juta Wisman Akan Berkunjung ke Bali

Nusabali
Nusabali - Fri, 09 Apr 2021 10:44
Dilihat: 61
BTB Prediksi 1,5 Juta Wisman Akan Berkunjung ke Bali
Meski demikian, berbagai persiapan telah dilakukan oleh pemerintah. Hal itu dikemukakan Ida Bagus Agung Partha Adnyana saat ditemui di acara grand opening ceremony Tourism Confucius Institute (TCI) di Ruang Nusantara Gedung Agro Komplek Lantai IV Unud, Jalan Sudirman, Denpasar, Kamis (8/4). Dikatakannya, salah satu persiapan yang dilakukan yakni pelaksanaan vaksinasi di kawasan zona hijau yakni Sanur, Denpasar Selatan, Nusa Dua, Kabupaten Badung, dan Ubud, Kabupaten Gianyar. Selain itu, pihaknya berharap agar ada semacam bantuan pinjaman lunak bagi pengusaha pariwisata untuk persiapan pembukaan pariwisata. Agar jangan sampai perusahaan buka setengah-setengah.

"Kami sudah melakukan vaksinasi dan di Sanur sudah 100 persen lebih, nanti satu bulan setelah vaksin kami akan lihat apakah sudah terbentuk herd immunity. Kan perlu persiapan juga mereka sebelum buka. Karena selama ini mereka lama tidak beroperasi, karyawan juga libur lama, sehingga perlu dilatih juga," ujarnya.

IB Partha menyebutkan, begitu dibuka pada Juni atau Juli nanti tidak serta merta wisatawan akan ramai berkunjung ke Bali. Pihaknya memprediksi, saat dibuka, wisman ke Bali sekitar 1,5 juta orang. Sementara kunjungan wisman ke Bali pada 2019 sebanyak 6,5 juta orang.

"Saya sudah cek, biasanya agen dalam satu hari mengirim 5 ribu sampai 10 ribu wisatawan untuk satu negara, kini hanya 10 persennya saja. Jadi selama satu tahun untuk tahun 2021 kami prediksi kurang lebih 1,5 juta wisatawan yang ke Bali. Tapi tidak apa, buka saja, karena kita tahu tidak akan serta merta normal lagi, akan butuh waktu panjang biar normal," ungkapnya.

Terkait dengan komunikasi ke negara lain, pihaknya sudah melakukan penjajakan dengan Singapura serta Uni Emirat Arab. "Sebenarnya yang penting adalah tamu dari Australia dan China bisa ke Bali. Bisa masuk 50 persen saja, pasti akan cepat pemulihannya," ujarnya.

Namun dengan Australia pihaknya belum bisa melakukan komunikasi. "Dengan Australia belum mau buka, ngomong saja belum mau mereka, makanya bagaimana caranya komunikasi. Mungkin mereka ada isu yang lebih penting dari itu," imbuhnya.

Sementara untuk komunikasi dengan China, masih ada kendala, yakni terkait kepulangan wisatawan dari Bali kembali ke negaranya. Hal ini dikarenakan sepulang dari luar negeri, di Beijing mereka harus mengikuti karantina selama 28 hari.

"Mereka (pemerintah China) tidak melarang warganya ke luar negeri, cuma susah pas mereka balik. Mana mau mereka liburan 10 hari di sini, sampai di sana harus karantina satu bulan. Tapi itu butuh political, nanti bicarakan sama Konjen (konsulat jenderal) pelan-pelan, mudah-mudahan bisa menjembatani, harus ada inisiatif," tandasnya. *mis
Sumber: Nusabali

BTB Prediksi 1,5 Juta Wisman Akan Berkunjung ke Bali

BTB Prediksi 1,5 Juta Wisman Akan Berkunjung ke Bali

BTB Prediksi 1,5 Juta Wisman Akan Berkunjung ke Bali

BTB Prediksi 1,5 Juta Wisman Akan Berkunjung ke Bali

BTB Prediksi 1,5 Juta Wisman Akan Berkunjung ke Bali

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya