0
Thumbs Up
Thumbs Down

Budiman Sudjatmiko: Absurd Kaitkan PDIP dan Stafsus Menteri

Republika Online
Republika Online - Thu, 26 Nov 2020 21:23
Dilihat: 44
Budiman Sudjatmiko: Absurd Kaitkan PDIP dan Stafsus Menteri

JAKARTA -- Politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko menilai suatu fenomena absurd bila mengaitkan PDI Perjuangan dengan Andreau Pribadi Misata (APM). APM merupakan kader yang terlilit kasus ekspor benih lobster setelah menjadi Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

"Itu sama absurdnya dengan mengaitkan orang ini menjadi anggota kelompok arisan apa, atau tokoh kelompok wayang orang. Sama absurdnya, karena enggak ada hubungannya dengan apa yang menjadi berlakunya ketika menjadi staf khusus atau staf ahlinya menteri," ujar Budiman saat dihubungi di Jakarta, Kamis (26/11).

Dia menambahkan, lain cerita kalau orang tersebut sudah dilantik sebagai anggota DPR RI atau menjadi bagian dari tenaga ahli anggota DPR RI dari partai tersebut. "Tentu saja dia bagian dari partai politik, kerja-kerjanya," kata Budiman.

Menurut Budiman, partai kerap kali tidak bisa menentukan pilihan karier seseorang meskipun orang tersebut menjadi kader partai atau pernah diusung partai menjadi calon legislatif. Selain itu, kalau pun partai menunjuk seseorang untuk menduduki karier tertentu, biasanya disertai dengan surat tugas.

Dalam hal ini, tersangka kasus ekspor benih lobster, Andreau, menjadi staf khusus Edhy Prabowo tanpa sepengetahuan partai. Karena partai tidak pernah mengeluarkan surat tugas tersebut. "Setahu saya PDI Perjuangan di DPP, selalu mengeluarkan surat (kepada anggota) jika memang ditugaskan partai. Selalu ada surat tugasnya lho mas. Nah, itu enggak pernah ada penugasan bagi yang bersangkutan sebagai staf anggotanya Menteri dari partai lain," kata Budiman.

Sementara itu, KPK menahan tersangka Andreau Pribadi Misata (APM) selama 20 hari terhitung sejak tanggal 26 November 2020 sampai dengan 15 Desember 2020 di rutan KPK cabang Gedung Merah Putih dalam perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi Menteri Kelautan dan Perikanan nonaktif Edhy Prabowo. Andreau sebelumnya pernah menjadi calon legislatif dari PDIP pada pemilu 2019, tetapi gagal melenggang ke parlemen.


Berita Terkait
  • Pengamat: Penangkapan Edhy Bisa Jadi Momentum Reshuffle
  • PDIP Hormati dan Dukung Langkah Hukum KPK terhadap Andreau
  • Ekspor Benur yang Disetop Setelah Penetapan Tersangka
Berita Lainnya
  • 'Bantuan Covid-19 Inisiatif Pusat, Bukan Kandidat Pilkada'
  • Polisi Kediri Amankan Pasangan Remaja Pembuang Bayi

Budiman Sudjatmiko: Absurd Kaitkan PDIP dan Stafsus Menteri

Budiman Sudjatmiko: Absurd Kaitkan PDIP dan Stafsus Menteri

Budiman Sudjatmiko: Absurd Kaitkan PDIP dan Stafsus Menteri

Budiman Sudjatmiko: Absurd Kaitkan PDIP dan Stafsus Menteri

Budiman Sudjatmiko: Absurd Kaitkan PDIP dan Stafsus Menteri

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya