0
Thumbs Up
Thumbs Down

Bukan Ciptaan Barat, Ternyata Ini Vaksin Prioritas Filipina

wartaekonomi
wartaekonomi - Tue, 15 Sep 2020 16:49
Dilihat: 38
Manila

Presiden Filipina Rodrigo Duterte, Senin (14/9/2020) berjanji akan memprioritaskan pembelian vaksin Covid-19 yang akan disediakan oleh Rusia atau China, sambil menyinggung perusahaan farmasi negara barat yang meminta uang muka untuk penawaran mereka.

Duterte mengaku optimistis bahwa negara Asia Tenggara itu, yang mencatat jumlah kasus Covid-19 tertinggi di kawasan dengan hampir 266.000 kasus, akan "kembali normal" pada Desember. Ia menggantungkan harapannya pada ketersediaan vaksin.

Baca Juga: Biar Percaya Vaksin dari Sinovac Halal, Erick Thohir Mau Terbangkan MUI ke China

"Kami akan memprioritaskan Rusia dan China asalkan vaksin mereka sebaik vaksin lainnya di pasaran," katanya saat berpidato.

Namun, dia mengatakan setiap vaksin yang akan dibeli oleh Filipina, harus melalui proses penawaran. Pemerintah Filipina telah melakukan pembicaraan dengan sejumlah pemasok calon vaksin seperti Rusia, China, serta produsen obat AS Pfizer Inc dan Moderna Inc. Pihaknya juga telah bertemu dengan raksasa bioteknologi Australia CSL Ltd.

Duterte menunjuk China, yang katanya tidak seperti negara-negara lain yang meminta "biaya reservasi" atau uang muka.

"Satu hal yang baik dari China adalah kita tidak perlu mengemis, kita tidak perlu memohon," ucapnya.

"Satu hal yang buruk dari negara Barat, adalah semuanya soal cari untung, untung, untung."

Moskow dan Manila sepakat untuk melakukan uji klinis vaksin buatan Rusia. Duterte tidak menyebutkan perusahaan mana saja yang meminta uang muka, namun ia memperingatkan perwakilan mereka di Manila untuk pulang atau "Akan saya akan tendang."

Duterte mengatakan UU tentang pengadaan Filipina melarang pemerintah membeli apa pun yang belum ada wujudnya atau belum diproduksi.

"Mereka ingin kita membiayai riset mereka dan penyempurnaan vaksin," kata presiden. "Mereka menginginkan uang muka sebelum mereka mengirim vaksin. Jika seperti itu, kita semua bisa mati."

Penulis: Redaksi

Editor: Muhammad Syahrianto


Foto: Reuters/Lean Daval Jr

Sumber: wartaekonomi

Bukan Ciptaan Barat, Ternyata Ini Vaksin Prioritas Filipina

Bukan Ciptaan Barat, Ternyata Ini Vaksin Prioritas Filipina

Bukan Ciptaan Barat, Ternyata Ini Vaksin Prioritas Filipina

Bukan Ciptaan Barat, Ternyata Ini Vaksin Prioritas Filipina

Bukan Ciptaan Barat, Ternyata Ini Vaksin Prioritas Filipina

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya